SUNGAI PENUH – Menjelang pemilukada 9 Desember 2020 mendatang Paslon nomor urut 2 Fikar Azami – Yos Adrino, terus melakukan upaya menggali aspirasi ke masyarakat. Hal demikian tak luput juga dilakukan oleh istri dari Fikar Azami, Beryl Dara.
Beryl Dara tak mau berdiam diri, ia juga terus turun bersosialisasi dan menyapa masyarakat, untuk mensuport suaminya Fikar Azami yang mencalon sebagai Calon Walikota Sungai Penuh yang berpasangan dengan Yos Adrino. Kali ini, Jum’at (06/11) siang, Beryl menyapa masyarakat Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang.
Sapaan santun dan humanis istri Fikar Azami ini disambut hangat dan penuh kegembiraan oleh emak-emak Desa Koto Dian. Dalam lawatannya ke Koto Dian, Beryl berkunjung ke kelompok emak-emak pengrajin anyaman pandan.
Menurut Beryl, hal ini rutin ia lakukan setiap Jum’at untuk berbagi, silaturahmi, serta menyapa aktivitas perekonomian sektor menengah ke bawah. Sekaligus mensosialisasikan Paslon nomor urut 2 Fikar Azami dan Yos Adrino, serta penerapan protokol kesehatan dengan pembagian masker gratis.
“Hanya untuk sekadar silaturahmi dengan warga, seperti menyapa aktivitas ibu-ibu di pasar, di sejumlah sektor pengusaha UKM. Memang yang kami temui kebanyakan adalah kaum ibu-ibu,” ujarnya.
“Banyak sekali curhatan keluh kesah dari kaum Kartini ini yang kebanyakan kami temui di setiap kunjungan. Curhatan ini yang kemudian menjadi bahan evaluasi, untuk bagaimana ke depan ada solusi utamanya dari Pemerintah,” ungkapnya.
“Saya mewakili suami yang akan menghadapi hajat besar Pilkada 9 Desember mendatang. Bagaimanapun, curhatan-curhatan ini menjadi pembahasan sentral yang akan jadi bahan perhatian khusus. Doakan agar Fikar-Yos mendapatkan amanah warga sehingga kelak dapat memberi perhatian lebih dari ini,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang ibu pengrajin anyaman pandan, Agustina mengatakan bahwa mereka merasa senang bisa dikunjungi oleh Ibu Beryl, apalagi telah mendengarkan banyak curhatan mereka.
“Kami sangat senang bisa dikunjungi dan bertegur sapa dengan Ibu Beryl Dara, apalagi telah banyak mendengar curhatan kami para pengrajin anyaman,” ucapnya. (*)






