ebrita.com
Kamis, 4 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah Bungo

Jambi Segera Punya 4 Kabupaten dan 1 Kota Baru, Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi?

29/08/2025
in Bungo, Daerah, Jambi, Kerinci, Kota Jambi, Merangin, Muaro Jambi, Pemerintahan, Sarolangun, Sungai Penuh, Tanjabar, Tanjabtim, Tebo
3 min read
Jambi Segera Punya 4 Kabupaten dan 1 Kota Baru, Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi?
99
DIBAGIKAN
646
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Monadi Gandeng Bulog, Pemkab Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan dan Jamin Serapan Hasil Petani

Pemkab Kerinci Tancap Gas Digitalisasi Desa dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

eBrita.com – Provinsi Jambi kini tengah menjadi sorotan setelah wacana pembentukan 4 kabupaten dan 1 kota baru semakin menguat. Rencana pemekaran wilayah ini digadang-gadang akan membuka peluang besar bagi Jambi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatra.

Isu pemekaran bukanlah hal baru, namun kali ini gaungnya terasa lebih kuat karena kebutuhan nyata di lapangan. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, luas wilayah, hingga akses pelayanan publik menjadi alasan mendasar munculnya usulan tersebut.

Berdasarkan informasi, ada beberapa daerah di Provinsi Jambi yang disebut-sebut memiliki peluang besar untuk dimekarkan menjadi daerah otonom baru. Empat kabupaten dan satu kota tersebut dianggap telah memenuhi sejumlah syarat administratif maupun geografis untuk berdiri sendiri.

Meski belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah pusat, dorongan masyarakat cukup kuat. Aspirasi warga menjadi pendorong utama agar wacana ini dapat segera terealisasi. Dengan adanya pemekaran, masyarakat berharap pelayanan publik menjadi lebih dekat, cepat, dan merata.

Selain itu, pemekaran juga dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru, terutama di sektor perdagangan, pertanian, pariwisata, dan investasi daerah.

Para pengamat menilai, pemekaran wilayah di Jambi bisa menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan. Sebab, daerah yang baru lahir biasanya mendapatkan alokasi dana yang lebih besar dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dengan dana tersebut, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas kesehatan dapat lebih dipercepat. Efek domino dari pembangunan infrastruktur adalah terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya mobilitas masyarakat, serta berkembangnya sektor UMKM dan industri kecil.

“Jika pemekaran benar-benar terwujud, maka Jambi bisa menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatra. Apalagi daerah ini kaya akan sumber daya alam yang belum sepenuhnya tergarap optimal,” ujar seorang pengamat ekonomi lokal.

Meski begitu, pemekaran wilayah bukan tanpa tantangan. Salah satu masalah yang sering muncul adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola pemerintahan di daerah baru.

Tak jarang, daerah hasil pemekaran masih kesulitan dalam menyiapkan aparatur yang profesional, serta belum memiliki sarana pemerintahan yang memadai.

Selain itu, ada pula kekhawatiran mengenai potensi tumpang tindih kewenangan antara daerah induk dengan daerah baru, yang bisa memicu konflik kepentingan.

Namun, jika dikelola dengan baik, tantangan-tantangan tersebut bisa diatasi. Pemekaran wilayah harus benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan semata kepentingan politik.

Banyak masyarakat Jambi menyambut baik wacana pemekaran ini. Mereka menilai, selama ini akses pelayanan publik masih terkendala jarak dan infrastruktur.

“Kalau ada kabupaten baru, kami tidak perlu jauh-jauh lagi mengurus administrasi ke ibu kota kabupaten. Itu akan sangat membantu,” ungkap seorang warga.

Selain pelayanan publik, warga juga berharap pemekaran bisa membawa perubahan nyata dalam pembangunan ekonomi desa. Dengan adanya pemerintahan yang lebih dekat, diharapkan setiap desa mendapat perhatian yang lebih serius, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM.

Jika wacana pemekaran ini benar-benar diwujudkan, Jambi akan memiliki 4 kabupaten dan 1 kota baru yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

Namun, kunci keberhasilan terletak pada komitmen pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah induk untuk benar-benar mendukung proses ini. Transparansi, tata kelola yang baik, serta partisipasi masyarakat menjadi faktor utama agar pemekaran tidak sekadar menambah jumlah daerah, melainkan juga menghadirkan kesejahteraan.

Sebagaimana diketahui, isu pemekaran wilayah selalu menjadi perbincangan hangat di berbagai daerah di Indonesia. Di satu sisi, pemekaran dianggap sebagai solusi untuk pemerataan pembangunan. Namun, di sisi lain, ada pula yang menilai pemekaran bisa menjadi beban baru bagi keuangan negara jika tidak dikelola dengan baik.

Untuk Jambi, wacana ini tentu membawa harapan baru. Masyarakat kini menunggu langkah nyata pemerintah untuk memastikan pemekaran tidak hanya sebatas wacana, tetapi benar-benar menjadi kenyataan yang memberi dampak positif bagi seluruh rakyat.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: JambiKota baruPemekaranPemekaran BaruPusat ekonomi

TerkaitBerita

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

02/06/2026
218
Gubernur Al Haris Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak ASN dan Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

Gubernur Al Haris Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak ASN dan Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila

01/06/2026
250
Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri

Gubernur Al Haris: Batang Hari dan Muaro Jambi Sepakat Serahkan Keputusan Tapal Batas ke Kemendagri

18/05/2026
463
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

18/05/2026
218

KOLOM

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

2 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan