SUNGAI PENUH – Tim Pakar Analisis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi telah menetapkan Kota Sungai Penuh sebagai Daerah Zona Hijau, periode 8-14 November 2021 dalam pemetaan risiko Covid-19 terbaru.
Maka untuk itu Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh melakukan pelonggaran beberapa kegiatan di sejumlah instansi pemerintahan terutama pelayanan publik. Walaupun demikian tim Satgas tetap menerapkan instruksi Mendagri tentang aturan PPKM Level 1.

Juru bicara Penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh, Azwarman, mengatakan ada beberapa Pelayanan Publik yang sudah bisa dibuka pelayanan 100 persen, diantaranya Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Transportasi Umum, Pelayanan Puskesmas, Objek Wisata dibuka 75 persen dan yang lainnya.
“Pada kategori zona hijau ini, sekolah di Kota Sungai Penuh bisa melaksanakan PTM 100 persen, begitu juga untuk jasa transportasi umum. Sedangkan untuk pelayanan kesehatan di puskesmas telah melaksanakan pelayanan 100 persen dalam melayani masyarakat,” kata Azwarman, Rabu (24/11/2021).
Dijelaskan Azwarman, meski sudah ditetapkan sebagai zona hijau atau zona tidak terdampak, tim satgas masih berpedoman dengan aturan PPKM Level 1 yaitu, sesuai dengan instruksi Mendagri.
“Meski kita Kota Sungai Penuh berada di Zona Hijau, kita tetap berpedoman kepada instruksi Mendagri tentang aturan PPKM Level 1. Mudah-mudahan kedepannya instruksi Mendagri Kota Sungai Penuh ditetapkan sebagai zona hijau,” tegas Azwarman.

Azwarman menghimbau, walaupun kasus Covid-19 di Kota Sungai Penuh terus melandai, maka diharapkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan bisa mengikuti vaksinasi di Puskesmas terdekat atau gerai Vaksinasi terdekat.
“Masyarakat kita minta jangan terlena dengan kondisi kita Zona Hijau saat ini, tetap berpedoman pada aturan PPKM Level 1, dan yang paling penting Tetap patuhi Prokes,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, beberapa Minggu terakhir ini, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh tidak menemukan kasus terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan pasien terkonfirmasi warga kota Sungai Penuh yang ada di rumah sakit baik di RSUD Mayjen HA Thalib dan RSUD H. Bakri saat nihil pasien. (*/Yor)







