SUNGAI PENUH – Rama Shinta Safmelita perempuan kelahiran 10 Januari 1997 merupakan atlet yang pernah membawa nama baik Provinsi Jambi ke tingkat Nasional pada O2SN tingkat Provinsi selama dua tahun berturut-turut.
Anak ke-3 pasangan bapak Syafi’i dan ibu Rosda Elita ini juga pernah mengikuti O2SN di Kalimantan Selatan dan Shinta mengharumkan Provinsi Jambi kala itu.
Atlet karate ini merupakan warga Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh. Dan merupakan salah satu atlet cabang Karate yang saat mengikuti ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua. Namun Shinta adalah utusan dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Pemilik sabuk hitam Karate ini mengenyam pendidikan SDN 37/III Kumun Mudik, melanjutkan di SMPN 3 Sungai Penuh, dan SMAN 1 Sungai Penuh. Kemudian ia melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Padang (UNP) dengan jurusan olahraga.
“Iya, alhamdulillah saat ini dia sudah menyelesaikan S2 di UNP tahun 2020 dan ia merupakan atlet yang cukup gigih dan saat ini sedang berjuang di PON Papua,” ungkap Syafi’i kepada Hang-tuah.com, Kamis, (7/9).
Syafi’i mengatakan bahwa, putri kesayangannya ini turun di klas no Komite -50 Kg puteri. “Saya selaku orang tua meminta do’a dan dukungan kepada masyarakat Kota Sungai Penuh agar dia berhasil memenangkan ajang ini dan membawa pulang mendali emas,” jelasnya.
Dikatakan lagi bahwa, Shinta belakangan ini kerap berlatih dengan para atlet di Sumbar. Bahkan ia pernah menerima penghargaan dari Bupati hingga Gubernur Sumatera Barat.
“Sudah banyak sekali memperoleh penghargaan berupa medali emas dan penghargaan berupa bonus dari Bupati dan Gubernur Sumatra Barat dan kini Shinta kembali dipercaya mewakili Sumbar di ajang PON Papua,” terangnya.
Selamat bertanding Shinta. Meskipun kau membawa nama Sumbar, namun sejatinya kau adalah pahlawan yang berasal dari negeri Sahalun Suhak Salatuh Bedil, semoga berhasil.(*)







