JAMBI – Abdullah Sani yang sering dipanggil yai Sani tetap ceramah disela-sela jadwal kampanye Pilkada Jambi 2030. Kali ini, Selasa (3/11) tokoh nahdiyin yang sejak muda aktif berdakwah di berbagai daerah ini memenuhi permintaan masyarakat Mendahara Ilir untuk mengisi pengajian Maulid Nabi.
Dalam acara pengajian tersebut, Kiai Abdullah Sani sama sekali tidak membahas perihal tahapan pilkada Jambi yang digelar pada bulan Desember nanti.
Selain memotivasi jamaah untuk beribadah, Kiai Abdullah Sani mengingatkan kepada para jamaah untuk selalu meneladani Nabi Muhammad SAW, para sahabat, serta para pengikut sahabat.
“Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengikuti nabi Muhammad, makhluk yang paling mulia, dalam setiap keadaan. Karena beliau memang dilahirkan untuk menjadi tauladan bagi kita. Permasalahanya adalah, karena kita hidup di masa yang sangat jauh dengan masa hidup nabi, tentunya selain berpegang pada Al-Qur’an, kita harus berpegang pada sunah-sunah yang diriwayatkan oleh para sahabat, diajarkan oleh para tabi’in, diikuti oleh para tabi’ut tabi’in, dan diteruskan oleh para ulama sesudahnya,” kata Kiai alumni MHI Tungkal ini.
Selain itu, Kiai Abdullah Sani juga mengajak para jamaah untuk mengikuti ulama berkompeten yang jelas mata rantai keilmuannya.
“Kalau terjadi perbedaan pendapat di kalangan para ulama, ikutilah para ulama dan para habaib yang jelas kualitas keilmuanya, jelas sanad keilmuanya, sehingga kita tidak mudah terombang ambing dan tersesat,” kata Kiai Abdullah Sani. (*)






