ebrita.com
Selasa, 8 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Pasien Reaktif Rapid Test di Kerinci Meninggal Dunia, Keluarga Ambil Paksa Mayat

24/10/2020
in Daerah, Kerinci
1 min read
Pasien Reaktif Rapid Test di Kerinci Meninggal Dunia, Keluarga Ambil Paksa Mayat
251
DIBAGIKAN
7.1k
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Kerinci, Hesti Haris: Jadikan Sholawat Energi Positif dalam Mendidik Generasi Berakhlak

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

KERINCI – Seorang pasien dengan hasil pemeriksaan reaktif rapid test Covid-19 meninggal dunia di RSUD MHA Thalib Kerinci, Sabtu (24/10) sekitar pukul 04.20 WIB pagi tadi

Pasien berinisial S berusia 55 tahun itu tercatat warga desa Balai Semurup, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci.

Informasi diperoleh laki-laki tersebut dilarikan ke RSUD MHA Thalib Kerinci pada Jumat siang kemarin sekitar pukul 13.05 Wib.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal ketika dikonfirmasi mengakui hal tersebut. Ia mengatakan pasien yang meninggal tersebut hasil rapid testnya reaktif dan sudah diambil PCR Swab, tetapi belum keluar.

“Pasien tersebut kontak erat dengan anaknya yang sudah positif Swab, yang saat ini sedang menjalani isolasi di RSUD MHA Thalib Kerinci,” kata Hermendizal.

Ditambahkannya, seharusnya pasien tersebut dimakamkan dengan protokol Covid-19, tapi diambil paksa oleh keluarganya.

“Terkait hal ini pihak dinas sudah menghubungi pihak keamanan, namun keluarga tetap berhasil membawa mayat naik ke mobil keluarga untuk dibawa pulang kerumah,” tambahnya.

Atas insiden itu, Hermendizal selaku juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kerinci minta masyarakat agar senantiasa mempedomani protokol kesehatan. (Yor)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Dijemput Paksa KeluargaHermendizalKerinciMeninggalReaktif Rapid TestSemurup

TerkaitBerita

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

27/08/2026
212
Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

23/08/2026
364
Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

16/08/2026
198
DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

16/08/2026
202

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan