ebrita.com
Selasa, 21 Juli 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Cekcok Tarif Berakhir Tragis: PSK Tewas Ditusuk Pelanggan

10/12/2025
in Daerah, Hukum
1 min read
Cekcok Tarif Berakhir Tragis: PSK Tewas Ditusuk Pelanggan
195
DIBAGIKAN
257
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Viral di Medsos, Mukena Pink Picu Rasa Penasaran Warganet

Geger Jelang Sahur, Suami Gerebek Istri di Kamar Kos dengan Pria Lain

Ebrita.com — Sebuah tragedi memilukan terjadi di sebuah wisma di Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. MKP (34), wanita pekerja seks komersial (PSK), ditemukan tewas setelah ditusuk pelanggannya sendiri, YN (31), pada Jumat malam (5/9/2025). Insiden ini dipicu cekcok terkait tarif open booking (open BO) yang disepakati.

Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong mengungkapkan fakta mengejutkan di balik kematian korban. Ternyata, MKP telah berkali-kali diperingatkan oleh suami, keluarga, hingga saudaranya agar menghentikan aktivitas open BO. Namun seluruh nasihat itu tidak pernah ia hiraukan—bahkan rumah tangganya berakhir dengan talak.

“Sudah ditegur berkali-kali untuk tidak lagi melakukan kegiatan tersebut. Keluarga, saudara, bahkan suaminya sudah menasihati. Justru suaminya sudah menalak,” ujar Fantry.

Malam kejadian, suami korban ternyata turut hadir di wisma, mendampingi istrinya yang akan melayani pelanggan. Ia menunggu di luar kamar dan diklaim tidak terlibat dalam transaksi maupun pemesanan layanan.

“Seluruh komunikasi dan pemesanan diatur oleh korban sendiri. Suami tidak menawarkan apa pun dan tidak berperan sebagai muncikari,” tegas Fantry.

Hingga kini, polisi masih memeriksa suami korban sebagai saksi. Pemeriksaan terhadap handphone dan kerabat korban sejauh ini belum menunjukkan adanya indikasi tindak pidana lain, termasuk perdagangan orang (TPPO).

Cekcok 25 Menit yang Berujung Pembunuhan

Peristiwa nahas itu dipicu persoalan tarif. Korban dan pelaku awalnya sepakat tarif Rp 600 ribu untuk satu jam layanan. Setelah hubungan seksual dilakukan sekali, YN meminta kembali dilayani karena waktu dinilai masih tersisa.

Korban menolak sebelum pembayaran tambahan diberikan. Perselisihan pun tak terhindarkan.

“Pelaku mengatakan masih ada 25 menit. Ia menawarkan hanya membayar setengah, Rp 300 ribu, jika korban enggan melayani. Dari situ kemudian terjadi cekcok,” jelas Fantry.

Ketegangan meningkat menjadi kontak fisik. Tangan pelaku digigit, ia membalas dengan mencekik korban. Ketika MKP berteriak, YN panik dan menusuk korban menggunakan badik yang dibawanya.

Korban tewas di lokasi kejadian, sementara pelaku berhasil diamankan polisi tak lama setelah peristiwa.(tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Info TerbaruPskTewas di tikamViral

TerkaitBerita

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

24/06/2026
264
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh, Hj. Hesti Haris Tegaskan Sholawat Jadi Amal Nyata

24/06/2026
278
Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

21/06/2026
214
313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

13/06/2026
1.5k

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan