SUNGAI PENUH – Di bawah kepemimpinan Amrizal, Kepala Desa Sandaran Galeh, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kota Sungai Penuh bertekad menjadi pelopor inovasi dan pemberdayaan desa.
Pelantikan pengurus baru DPC APDESI periode 2025–2030 yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (14/10/2025), menjadi momentum penting bagi kebangkitan desa yang lebih berdaya dan mandiri.
Adapun susunan kepengurusan DPC APDESI Kota Sungai Penuh periode 2025-2030 yang dilantik adalah, Ketua Amrizal, Wakil Ketua Jon Afrizal, Alpi Pinaldi, Armadi, Supriadi. Kemudian Sekretaris Andika Putra, Wakil Sekretaris Nafrial, dan Bendahara Jonimo Hendra, Wakil Bendahara Edi Zulfandi, serta belasan Bidang.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menegaskan bahwa pelantikan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan administratif semata. Ia mendorong para kepala desa agar lebih berani berinovasi, mengoptimalkan potensi lokal, dan membawa semangat perubahan nyata di lapangan.
“APDESI harus jadi pelopor inovasi dan penggerak pemberdayaan masyarakat. Jangan menunggu, tapi bergerak. Desa adalah fondasi pembangunan kota, dan sinergi kita akan menentukan arah kemajuan Sungai Penuh,” ujar Alfin.
Alfin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan Pemkot Sungai Penuh untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tapi juga dari pemberdayaan masyarakat dan partisipasi aktif aparatur desa.
Sementara itu, Amrizal, Ketua DPC APDESI Kota Sungai Penuh yang baru dilantik, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi ini sebagai wadah kolaboratif bagi seluruh kepala desa.
“Kami ingin APDESI benar-benar menjadi rumah bersama yang membela kepentingan desa dan masyarakat. Bukan hanya bicara, tapi bergerak dengan program konkret yang dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegas Amrizal.
Ia menjelaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada penguatan kapasitas aparatur desa, digitalisasi pelayanan publik, dan pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah. Kolaborasi lintas desa juga akan digalakkan agar tercipta jejaring kerja sama yang saling menguatkan.
“Desa tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan pemerintah kota, kita bisa wujudkan desa yang JUARA (Jujur, Adil, dan Sejahtera),” tambahnya.
Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua DPD APDESI Provinsi Jambi, Samsul Puad, dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua DPRD Hutri Randa, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekda Alpian, para camat, dan kepala OPD se-Kota Sungai Penuh.
Samsul Puad berharap kepengurusan baru mampu menjaga kekompakan dan membawa energi positif bagi kemajuan desa.
“APDESI harus solid, profesional, dan jadi mitra strategis pemerintah daerah. Kalau desa kuat, kota akan maju,” ujarnya.
Tak ada euforia berlebihan dalam pelantikan kali ini. Justru yang terasa adalah semangat untuk menata arah baru pembangunan desa di Sungai Penuh desa yang tidak sekadar administrasi pemerintahan, tetapi pusat inovasi dan pemberdayaan masyarakat. (*/Hzq)







