eBrita.com – Warga Cirebon dan sekitarnya digegerkan malam ini (5 Oktober 2025) oleh cahaya terang yang melintas cepat di langit, diikuti suara dentuman keras. Fenomena ini memicu spekulasi luas, hingga akhirnya BMKG dan BRIN memberikan penjelasan: objek tersebut adalah sebuah meteor yang memasuki atmosfer bumi.
Fakta & Penjelasan Resmi
Menurut BRIN, objek itu merupakan meteor berukuran cukup besar. Fenomena bola api muncul ketika meteor memasuki atmosfer dan mengalami gesekan udara.
Menurut data BMKG Cirebon, sensor mencatat gelombang kejut pada pukul 18.39.12 WIB, yang bersamaan dengan laporan dentuman keras di wilayah Cirebon dan Kuningan.
BRIN memperkirakan lokasi jatuhnya meteor berada di Laut Jawa, dekat pantai Cirebon, sehingga dampak langsung ke daratan relatif kecil.
Analisis lintasan menyebut meteor masuk dari arah barat daya (area Kuningan / Cirebon) dan menembus atmosfer hingga menghasilkan gelombang kejut yang terdeteksi di daratan.
Dampak & Implikasi
Meski menimbulkan suara dan getaran, fenomena ini belum menimbulkan kerusakan signifikan di daratan. BRIN menyebut tidak ada bahaya langsung bagi warga.
Warga sempat melaporkan jendela bergetar atau suara dentuman sebagai efek gelombang kejut dari meteor yang melintas jauh di atas.
Peristiwa seperti ini termasuk langka di wilayah Indonesia dan menjadi pengingat bahwa fenomena antariksa bisa memiliki dampak auditori meskipun posisi objek jauh dari pemukiman.(Tim)







