ebrita.com
Jumat, 5 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Nasional

Meteor Diduga Jatuh, Bola Api dan Dentuman Hebohkan Cirebon

06/10/2025
in Nasional
2 min read
Meteor Diduga Jatuh, Bola Api dan Dentuman Hebohkan Cirebon

Penampakan benda jatuh yang dinarasikan bola api di Cirebon. (Foto: Ist. via Detikcom)

131
DIBAGIKAN
121
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Heboh Meteor Jatuh di Cirebon: BMKG & BRIN Bongkar Fakta Cahaya, Dentuman & Lokasi Jatuh

Bupati Monadi Terima Koordinasi BRIN Terkait Rencana Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Kayu Manis

JAKARTA – Warga Cirebon dibuat geger oleh kemunculan bola api terang di langit yang disertai dentuman keras pada Minggu (5/10/2025) malam.

Fenomena langka yang diduga kuat sebagai meteor jatuh itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan terlihat di sejumlah wilayah, terutama kawasan Lemahabang, Cirebon bagian timur.

Banyak warga mengaku menyaksikan cahaya terang melintas cepat sebelum menghilang di kejauhan, tak lama kemudian suara ledakan keras terdengar dan membuat kepanikan.

“Awalnya kami melihat cahaya seperti bola api bergerak sangat cepat, lalu terdengar dentuman keras seperti ledakan,” ujar Rahmat, warga Lemahabang, saat diwawancarai.

Menanggapi fenomena tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati menyebutkan bahwa pihaknya masih melakukan pengumpulan data awal.

Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, mengatakan dentuman keras di langit biasanya berkaitan dengan fenomena atmosfer, tetapi kondisi cuaca saat kejadian tidak menunjukkan aktivitas ekstrem.

“Biasanya suara ledakan atau getaran bisa muncul dari awan konvektif akibat sambaran petir. Namun berdasarkan citra satelit, tidak ada indikasi awan konvektif di sekitar Cirebon saat kejadian,” kata Fuad, Minggu (5/10/2025).

Fuad memastikan hingga saat ini pihaknya tidak mencatat adanya fenomena cuaca ekstrem, gempa bumi, atau aktivitas longsor yang dapat menyebabkan suara dentuman. Hasil pemantauan sensor pun tidak menunjukkan adanya getaran signifikan.

“Fenomena seperti ini kemungkinan besar berasal dari benda antariksa. Namun, deteksi dan konfirmasi lebih lanjut merupakan kewenangan lembaga yang membidangi antariksa seperti BRIN,” jelasnya.

BMKG menyampaikan akan terus berkoordinasi dan memantau perkembangan informasi dari berbagai sumber, termasuk laporan masyarakat. Warga diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Tim kami masih mengumpulkan laporan lapangan dan data pendukung lainnya untuk memastikan penyebab fenomena tersebut,” tutur Fuad.

Peristiwa munculnya cahaya terang dan suara ledakan di langit Cirebon ini menjadi sorotan publik dan ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warganet berspekulasi bahwa benda tersebut merupakan meteor atau pecahan asteroid yang terbakar di atmosfer bumi.

Hingga kini, investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh lembaga terkait. Masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan puing atau benda asing yang diduga berasal dari luar angkasa. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: benda antariksaberita Cirebon terbaruBMKG Kertajatibola api di Cirebonbola api jatuhBRINdentuman keras Cirebonfenomena astronomifenomena langitkabar Cirebon hari inimeteor Indonesia 2025meteor jatuhmeteor terlihat di Indonesiaperistiwa langka

TerkaitBerita

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

07/04/2026
215
Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

27/02/2026
207
Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24/02/2026
225
Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

23/02/2026
218

KOLOM

Pemprov Jambi Tegaskan Lahan di Tanjabtim Sah Milik Negara, Didukung Sertifikat HPL

Pemprov Jambi Tegaskan Lahan di Tanjabtim Sah Milik Negara, Didukung Sertifikat HPL

5 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan