Ebrita.com – Di Kota Jambi, ada sebuah pasar tradisional yang tidak seperti pasar pada umumnya. Warga menyebutnya Pasar 46 atau Pasar Empat Enam, yang terletak di Jalan Lingkar Timur, Kecamatan Jambi Timur, tepat di perbatasan dengan Kabupaten Muaro Jambi.
Uniknya, pasar ini hanya beroperasi selama dua jam setiap sore, yakni mulai pukul empat hingga enam. Meski singkat, denyut aktivitasnya begitu hidup. Dalam rentang waktu yang sempit, transaksi jual beli berlangsung ramai dan dinamis, membuat siapa saja yang berkunjung merasakan atmosfer khas pasar rakyat.
Mayoritas pedagang di Pasar 46 berasal dari Kabupaten Muaro Jambi. Lokasi pasar yang berada di jalur pertemuan dua daerah menjadikannya sebagai titik temu antara petani, nelayan, dan pembeli. Barang dagangan yang ditawarkan sebagian besar berupa hasil bumi: sayuran segar, buah lokal, hingga ikan sungai yang menjadi identitas kuliner masyarakat Jambi.
Namun, ada sisi lain yang perlu diwaspadai. Pasar ini berada tepat di pinggir jalur lintas utama yang kerap dilalui kendaraan besar bermuatan berat. Para pengunjung harus berhati-hati saat berbelanja di tengah riuhnya kendaraan yang melintas.
Di balik kesederhanaannya, Pasar 46 menyimpan pesona tersendiri. Saat musim tanam tiba, hamparan sawah hijau yang membentang di depan pasar menjadi pemandangan menyejukkan. Seakan memberi bonus suasana pedesaan yang asri di tengah keramaian kawasan perkotaan.
Pasar 46 bukan sekadar tempat berbelanja, melainkan ruang sosial yang merekatkan interaksi antara warga kota dan desa. Riuhnya hanya dua jam, tetapi jejaknya meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang pernah singgah.(tim)







