eBrita.com – Hipotensi alias tekanan darah rendah bisa menyebabkan gejala seperti pusing, kelelahan, pandangan kabur, dan bahkan pingsan. Untuk membantu mengatasinya secara alami, ada sejumlah makanan yang bisa membantu menaikkan tekanan darah secara sehat berikut 7 makanan penambah tekanan darah yang patut dicoba:
1. Garam (NaCl) — Tetapi dengan Bijak
Garam mengandung natrium yang secara langsung dapat menaikkan tekanan darah. Namun, penting untuk digunakan secara moderat dan tidak berlebihan agar tidak memicu hipertensi.
2. Kafein (Kopi / Teh Kuat)
Kopi atau teh pekat mengandung kafein yang bisa menyebabkan vasokonstriksi sementara — membantu menaikkan tekanan darah dalam jangka pendek. Cocok dikonsumsi saat merasa lemas, tetapi jangan dijadikan kebiasaan berlebihan.
3. Kacang-Kacangan & Biji-Bijian
Almond, kacang mete, kacang tanah, dan biji bunga matahari mengandung sodium alami, lemak sehat, serta mineral seperti magnesium dan kalium yang baik untuk sirkulasi darah.
4. Buah-Buahan Pantai / Buah Laut (Seperti Kurma, Zaitun, Tomat)
Kurma dan buah zaitun menyediakan mineral natrium dan kalium. Tomat juga mengandung elektrolit alami serta asam sitrat yang memicu keseimbangan cairan dalam tubuh.
5. Permen Keras atau Gula-Glukosa Ringan
Konsumsi sedikit gula cepat (misalnya permen keras) bisa membantu menaikkan gula darah, yang kemudian bisa meningkatkan tekanan darah secara sementara.
6. Kaldu / Sup Bergaram Sedang
Sup kaldu hangat dengan garam sedang bisa menjadi pilihan untuk menaikkan tekanan darah secara lembut sekaligus memberi efek hidrasi.
7. Makanan Asin Ringan (Misalnya Keripik, Kacang Asin)
Versi ringan dari makanan asin bisa membantu menaikkan tekanan darah dalam situasi darurat. Tapi sebaiknya tidak dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah besar.
Tips Aman & Catatan Penting
- Konsumsi dengan takaran moderat, hindari kelebihan sodium yang bisa berisiko hipertensi.
- Pastikan tubuh cukup terhidrasi, karena tekanan darah rendah sering diperburuk oleh dehidrasi.
- Kombinasikan dengan pola makan seimbang, olahraga ringan, dan istirahat cukup.
Jika gejala hipotensi berat atau sering muncul, segera konsultasikan ke dokter untuk evaluasi medis.(Tim)







