ebrita.com
Selasa, 8 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Tanpa Uang Pelicin, Pencairan DD dan Anggaran SKPD di DPPKAD Kerinci Akan Dipersulit

16/09/2020
in Daerah, Hukum, Kerinci
1 min read
Dugaan Pungli di DPPKAD Kerinci, Keberadaan Tim Saber Pungli Dipertanyakan
261
DIBAGIKAN
509
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Kerinci, Hesti Haris: Jadikan Sholawat Energi Positif dalam Mendidik Generasi Berakhlak

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

KERINCI – Dugaan adanya pungutan liar (pungli) dalam proses pencairan anggaran di DPPKAD Kerinci, kembali membuka babak baru akan dugaan bobroknya pelayanan di DPPKAD Kerinci yang selama ini menjadi penyakit menahun yang ditahan oleh Kades hingga Bendaharawan SKPD Kerinci.

Bahkan, sejumlah kades dan Bendaharawan mengaku sering dipersulit dalam pengurusan proses pencairan anggaran Dana Desa dan anggaran SKPD di DPPKAD Kabupaten Kerinci.

“Itu sering terjadi, kita kasian dengan teman-teman yang desanya jauh dari Kantor Bupati Kerinci yang harus bolak balik hingga sore mengurus pencairan dana di DPPKAD Kerinci,” ungkap salah seorang kades.

Dikatakannya, Berbagai alasan dilontarkan DPPKAD Kerinci kepada para kades, seperti menyebutkan persyaratan belum lengkap dan sebagainya. Kondisi inilah yang seringkali membuat realisasi dana desa sering terhambat karenanya.

“Makanya sering kita lihat kades sibuk kerja diakhir tahun, itu bukan disengaja. Tapi memang anggaran lambat turun, beda dengan kades yang ada orang dalam dan mau mengikuti segala aturan yang dibuat maka akan dengan mudah pencairan,” sindirnya.

Tidak hanya para kades, sejumlah Bendaharawan SKPD Kerinci juga mengeluhkan kondisi yang sama, namun para Bendaharawan SKPD tidak bisa berbuat banyak, apalagi protes. Lantaran, takut urusannya makin sulit.

“Sering sekali proses pencairan anggaran kita terlambat, sampai-sampai kita mesti bolak balik ke DPPKAD Kerinci. Ada-ada saja kesalahannya, kita tidak berani protes karena terima atau tidak terima DPPKAD Kerinci merupakan juru kunci dari Pemkab Kerinci,” sebutnya.

Bahkan para kades dan Bendahara SKPD mengaku dimintai uang mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu untuk satu kali pengurusan pencairan Dana Desa dan Anggaran SKPD. “Kalau tidak diberi uang, kita takut pengurusan dihambat,” ujar salah seorang pengurus desa di Kerinci. (Yor)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: DipersulitDPPKADKerinciPungliUang Pelicin

TerkaitBerita

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

27/08/2026
212
Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

23/08/2026
364
Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

16/08/2026
198
DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

16/08/2026
202

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan