eBrita.com – Ayam bangkok dikenal sebagai salah satu jenis ayam adu yang populer di kalangan penghobi karena kekuatan serta daya tahannya di arena. Namun, agar seekor ayam bangkok benar-benar tangguh dan mampu menahan pukulan lawan, perawatan yang tepat sangatlah penting.
Menurut para penghobi, ada beberapa langkah khusus yang perlu diperhatikan dalam merawat ayam bangkok agar stamina dan kekuatannya tetap terjaga.
1. Pakan Bernutrisi Tinggi
Pakan menjadi faktor utama. Ayam bangkok sebaiknya diberi makanan dengan kandungan protein tinggi, seperti jagung, beras merah, kacang hijau, hingga tambahan suplemen alami seperti kunyit atau temulawak. Pemberian pakan bernutrisi akan membuat otot ayam lebih kuat dan daya tahan tubuh meningkat.
2. Latihan Fisik Teratur
Ayam perlu dilatih agar tubuhnya lentur dan ototnya tidak kaku. Latihan seperti renang di kolam dangkal atau lari kecil di area terbuka diyakini mampu melatih pernafasan sekaligus memperkuat otot. Selain itu, latihan kliter (adu ringan dengan ayam sebaya) juga dilakukan untuk membentuk mental serta ketahanan tubuh ayam.
3. Perawatan Bulu dan Kulit
Kulit ayam bangkok yang tebal dan elastis membuatnya lebih tahan pukulan. Karena itu, sebagian penghobi rutin memandikan ayam dengan ramuan air daun sirih atau air hangat dicampur garam, yang dipercaya dapat menguatkan kulit. Sementara bulu perlu dijaga kebersihannya agar tidak menjadi sarang kutu.
4. Penjemuran Rutin
Ayam bangkok juga butuh sinar matahari pagi. Penjemuran selama 20–30 menit setiap hari membantu memperkuat tulang, menjaga metabolisme, dan membuat ayam lebih aktif.
5. Istirahat Cukup
Selain latihan, ayam juga memerlukan waktu istirahat. Menyediakan kandang yang nyaman, bersih, dan tidak lembap sangat penting agar ayam terhindar dari penyakit yang dapat menurunkan stamina.
Dengan perawatan yang teratur dan konsisten, ayam bangkok dapat tumbuh lebih kuat, sehat, dan tentu saja lebih tahan menghadapi serangan lawan di arena. Tidak sedikit penghobi yang percaya, rahasia utama ketangguhan ayam bukan hanya faktor keturunan, tapi juga bagaimana pemilik merawatnya sehari-hari.(Tim)





