eBrita.com – Nama Wulan Guritno sudah lama menjadi sorotan publik Tanah Air. Karier panjangnya di dunia hiburan membuat wajahnya akrab di layar kaca, dari sinetron, film, hingga berbagai program televisi. Namun di balik kesuksesan itu, ada sisi kehidupan pribadi yang tak banyak diketahui publik: latar belakang keluarganya yang ternyata menyimpan kisah unik lintas budaya.
Wulan lahir dari pasangan Joko Guritno, pria Indonesia yang memeluk agama Islam, dan Deanna Battams, seorang perempuan asal Inggris yang beragama Kristen. Perpaduan budaya Timur dan Barat itu membentuk karakter Wulan kecil, yang sejak awal terbiasa hidup dalam dua nuansa berbeda. Kehadiran ibunya membawa sentuhan gaya hidup Barat di tengah keluarga Jawa, sementara sang ayah tetap menjaga nilai-nilai lokal dan tradisi keislaman.
Tak heran bila sejak muda, Wulan tumbuh dengan kepribadian terbuka dan berwawasan luas. Ia terbiasa melihat perbedaan, bahkan di dalam keluarganya sendiri. Keputusan besar ia ambil ketika beranjak dewasa. Pada usia 18 tahun, Wulan mantap memilih mengikuti agama ayahnya dan menjadi seorang Muslim. Pilihan ini dianggap sebagai bukti kedewasaannya dalam menentukan jalan hidup, sekaligus menegaskan identitasnya di tengah latar belakang keluarga yang berbeda keyakinan.
Peran ibunya, Deanna Battams, begitu besar dalam perjalanan hidup Wulan. Dari mamanya inilah, ia mewarisi kecantikan khas Eropa yang membuatnya sering tampil menonjol di antara aktris Indonesia lain. Tak jarang publik menyebut paras bule Wulan sebagai anugerah yang membuatnya awet muda hingga kini.
Bahkan, foto masa muda Deanna yang sempat diunggah Wulan di media sosial pernah mencuri perhatian netizen. Banyak yang memuji kecantikannya, bahkan menyamakan wajah Deanna dengan mendiang Putri Diana, ikon mode dan bangsawan Inggris. Pujian itu tak lepas dari aura elegan yang terpancar, sesuatu yang tampaknya juga mengalir ke diri Wulan.
Selain penampilan fisik, mamanya juga memberi warna budaya dalam keluarga. Tradisi Inggris, pola asuh modern, hingga kebiasaan sehari-hari di rumah membuat Wulan dan kedua adiknya, Danar serta Gavin, tumbuh dalam suasana yang multikultural. Perpaduan ini membuat keluarga Guritno-Battams terasa unik dan berbeda dibandingkan keluarga Indonesia pada umumnya.
Di balik cahaya gemerlap panggung hiburan, Wulan juga melewati perjalanan rumah tangga yang penuh dinamika. Pada usia 17 tahun, ia menikah dengan Atilla Arius Syach dan dikaruniai seorang putri, Shalom Razade Syach. Namun, rumah tangga ini tak bertahan lama. Meski begitu, Wulan tetap menjalankan perannya sebagai ibu tunggal dengan penuh tanggung jawab.
Kemudian, Wulan menikah untuk kedua kalinya dengan sutradara Adilla Dimitri Hardjanto pada 27 Maret 2009. Dari pernikahan ini, ia memiliki dua anak: London Abigail Dimitri dan Jeremiah Alric Dimitri. Sayangnya, pernikahan keduanya juga berakhir pada April 2021. Meski demikian, Wulan selalu berusaha menjaga kebersamaan dengan anak-anaknya, membangun komunikasi hangat, dan menjadi sosok ibu yang kuat.
Di berbagai kesempatan, ia kerap membagikan momen kebersamaan dengan keluarga di media sosial. Dari unggahan itu, publik bisa melihat bagaimana Wulan tetap menomorsatukan anak-anaknya, meski sibuk dengan aktivitas di dunia hiburan.
Kisah keluarga Wulan Guritno mencerminkan realitas masyarakat modern yang semakin terbuka dengan perbedaan. Ia adalah bukti nyata bahwa keberagaman budaya dan agama dalam keluarga bukanlah hambatan, melainkan kekayaan yang bisa membentuk pribadi yang lebih matang.
Wulan sendiri lahir di London, Inggris, sebelum akhirnya besar dan berkarier di Indonesia. Identitasnya sebagai perempuan Indonesia-Inggris membuatnya memiliki perspektif luas, yang tercermin dalam cara ia bersikap maupun berkarya. Dari ibunya ia belajar menghargai kebebasan dan gaya hidup modern, sementara dari ayahnya ia menyerap nilai-nilai keislaman yang kuat.
Dua dunia itu berpadu dalam dirinya, melahirkan sosok aktris dengan kepribadian yang hangat, terbuka, sekaligus tegas dalam prinsip. Tak heran bila banyak orang menilai Wulan sebagai representasi perempuan modern Indonesia yang mampu merangkul keberagaman tanpa kehilangan jati diri.
Kini, di usia matang, Wulan Guritno tidak hanya dikenal karena pesonanya di layar kaca. Kehidupan pribadinya justru memberi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda. Kisah tentang bagaimana ia menavigasi perbedaan agama dalam keluarga, membesarkan anak-anaknya, hingga menjaga hubungan dengan kedua orang tuanya, menjadi teladan tersendiri.
Fakta bahwa sang ibu berasal dari Inggris mungkin masih jarang diketahui publik, namun hal itu justru menambah kekaguman terhadap Wulan. Di tengah sorotan sebagai selebritas, ia tetap menjaga hubungan keluarga dan tak segan menunjukkan kebanggaannya pada sosok sang mama.
Kisah hidupnya membuktikan bahwa latar belakang multikultural bisa menjadi kekuatan. Wulan Guritno bukan hanya seorang aktris, tetapi juga simbol keterbukaan, keberagaman, dan cinta keluarga yang tulus.(Tim)







