SUNGAI PENUH – Program pembinaan dan pelatihan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sungai Penuh. Salah satunya dengan mengasah dan meningkatkan kreativitas para WBP.
Iya, di Rutan Kelas IIB Sungai Penuh, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk menyalurkan kreativitasnya melalui Bimbingan Kerja. Kini, program bimker tersebut berbuah manis. Sejumlah hasil seni karya para WBP mulai diproduksi dan bahkan telah dilirik masyarakat umum.
Beberapa seni karya yang telah sukses dibuat oleh WBP Rutan Sungai Penuh antara lain, miniatur kapal dari kayu, jam dinding unik dari kayu, boneka kayu, bunga dan pohon dari limbah kayu serta bebeberapa seni karya kayu lainnya. Sementara seni karya dari besi, para WBP telah memproduksi beberapa produk seperti tempat atau rak-rak pot bunga, tempat sepatu dan seni kreatif lainnya.
Tidak hanya itu, para WBP yang berkarya di Bimker Rutan Sungai Penuh juga berhasil membuat karya merombak dan membuat baru kursi sofa atau kursi minimalis.
Menariknya, seni karya tersebut kini sudah mulai dilirik oleh masyarakat luas. Bahkan dalam 2 minggu terakhir ini sudah 16 buah orderan dari warga, berupa rak-rak pot bunga, kursi sofa dan yang lainnya.
Pembina Bimker Rutan Kelas IIB Sungai Penuh, Antori Setiawan, kepada media ini membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, program Bimker ini merupakan salah satu bentuk pembinaan para Warga Binaan untuk menyalurkan bakatnya dan mengasah kreativitasnya.
Ia menambah, hal ini sesuai dengan pernyataan Kepala Rutan Sungai Penuh, Eli Susanto, yakni masyarakat bertanya Rutan Sungai Penuh menjawab, terutama tentang bagaimana pembinaan bagi WBP di Rutan Kelas IIB Sungai Penuh.
“Sejauh ini sudah ada 16 orderan dari warga, sebagian sudah selesai dikerjakan di Bimker dan sudah diantar ke pemesan, saya sendiri yang mengantarnya,” sebutnya.
Dirinya juga tidak menampik dan siap melayani jika ada masyarakat umum yang berminat dengan hasil karya WBP Rutan Sungai Penuh.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Sungaipenuh, Okky Apriyanto. Ia mengatakan, pembinaan dan peningkatan kreativitas WBP ini terus dilakukan pihaknya, dengan harapan para WBP bisa mengembangkan kreativitasnya tersebut setelah bebas dan kembali ke masyarakat.
“Ini bentuk dari pembinaan kita. Bagi WBP yang punya bakat dan kreativitas, kita sediakan tempatnya. Semoga bermanfaat bagi seluruh WBP setelah kembali ke masyarakat nantinya,” jelas Okky Apriyanto.
Dirinya juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga yang berminat dengan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Sungai penuh untuk mengorder karya para napi tersebut. “Kalau ada warga yang berminat, silakan menghubungi kami,” bebernya. (Yor)





