ebrita.com
Selasa, 15 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Oknum Dokter Gigi dan Dosen UIN Jambi Diduga Tipu Rp600 Juta, Korban Laporkan ke Polisi

21/08/2025
in Daerah, Hukrim, Hukum, Jambi
1 min read
Oknum Dokter Gigi dan Dosen UIN Jambi Diduga Tipu Rp600 Juta, Korban Laporkan ke Polisi
109
DIBAGIKAN
173
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Ditipu Saat Menolong, Kakek 80 Tahun di Jambi Kehilangan Motor

Waspada Penipuan Berkedok Sumbangan, Pemkab Kerinci Imbau Masyarakat Tidak Terjebak Modus Catut Nama Bupati

EBRITA.COM – Dunia pendidikan dan kesehatan di Jambi diguncang kabar tak sedap. Seorang oknum dokter gigi berinisial FIA, yang bertugas di Puskesmas Mersam, bersama suaminya KMN—seorang dosen bergelar doktor di UIN Jambi—dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan dana mencapai Rp600 juta.

Kasus ini mencuat setelah seorang pedagang elektronik bernama Ricky Wijaya merasa tertipu dalam transaksi jual beli tanah dan bangunan warisan senilai Rp1,4 miliar. Awalnya, korban percaya karena dokumen yang ditunjukkan pasangan tersebut terlihat sah, mulai dari sertifikat tanah hingga surat ahli waris. Namun belakangan terungkap, sebagian dokumen tersebut diduga palsu.

Bahkan, salah satu ahli waris menolak keras penjualan tanah tersebut dan mengaku tanda tangannya dicatut dalam berkas jual beli. Dari sinilah korban mulai curiga dan akhirnya meminta bantuan hukum.

Kuasa hukum korban dari LBH Media Keadilan Masyarakat, Heriyanto, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melayangkan somasi pada 13 Agustus lalu. Sayangnya, hingga tenggat waktu berakhir, tidak ada itikad baik dari terlapor untuk mengembalikan dana.

Akhirnya, pada 21 Agustus 2025, korban resmi melaporkan kasus ini ke Polres Batang Hari. Laporan tersebut disertai bukti lengkap, termasuk rekaman CCTV, voice note, chat WhatsApp, hingga slip transfer bank atas nama terlapor.

Hingga kini, FIA maupun KMN belum memberikan klarifikasi. Kasus ini pun menyita perhatian publik, mengingat kedua terduga pelaku berasal dari kalangan terhormat seorang tenaga medis dan seorang akademisi.

Masyarakat kini menunggu langkah cepat pihak kepolisian dalam mengusut dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh pasangan suami istri ini.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Dokter GigiMersamPenipuan

TerkaitBerita

Di Sungai Penuh, Ada GEN Autocare: Cuci Motor Bukan Cuma Kinclong, Tapi Jaga Tetap Awet

Di Sungai Penuh, Ada GEN Autocare: Cuci Motor Bukan Cuma Kinclong, Tapi Jaga Tetap Awet

14/09/2026
1.5k
Al Bilhaq Thabrani Saputra Pimpin HMI Komisariat STIHPADA, Tegaskan Komitmen Bangun Gerakan Kader yang Progresif

Al Bilhaq Thabrani Saputra Pimpin HMI Komisariat STIHPADA, Tegaskan Komitmen Bangun Gerakan Kader yang Progresif

12/09/2026
236
LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

27/08/2026
212
Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan

Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan

25/08/2026
250

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan