EBRITA.COM – Masyarakat Jambi kini tengah menanti hadirnya akses baru yang bakal memangkas waktu perjalanan secara signifikan. Proyek Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170 kilometer dilaporkan hampir rampung dan segera terkoneksi ke sejumlah wilayah penting di Sumatera.
Tol ini merupakan bagian dari jaringan besar Tol Trans-Sumatera yang digarap pemerintah bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Hingga pertengahan 2025, progres pembangunan rata-rata sudah menyentuh 28 persen, sementara pembebasan lahan mencapai lebih dari 38 persen.
Ruas yang paling cepat pengerjaannya adalah Tempino–Ness, dengan konstruksi hampir tuntas di angka 97 persen. Bahkan, lahan di wilayah ini sudah bebas hampir seluruhnya. Sementara itu, ruas Bayung Lencir–Tempino sepanjang 34 kilometer sudah lebih dulu dioperasikan dan kini menjadi jalur favorit pengguna jalan.
Kehadiran tol raksasa ini digadang-gadang bakal memangkas drastis waktu tempuh Palembang–Jambi yang sebelumnya mencapai 8–9 jam, menjadi hanya sekitar 2,5–3 jam saja. Hal ini tentu akan membawa perubahan besar, tidak hanya bagi mobilitas masyarakat, tapi juga pada sektor logistik dan perekonomian daerah.
Tak hanya mempercepat perjalanan, tol ini juga diperkirakan mampu menurunkan biaya distribusi barang hingga 30 persen. Komoditas lokal dari Jambi, seperti hasil perkebunan dan pertanian, akan lebih cepat mengalir ke pasar nasional. Dengan begitu, tol ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Sumatera.
Antusiasme masyarakat Jambi pun kian terasa. Banyak yang menyebut kehadiran tol ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan babak baru pembangunan daerah yang akan membuka peluang lebih luas bagi investasi dan kesejahteraan masyarakat.(Tim)






