Ebrita.com – Pemerintah resmi mengumumkan arah kebijakan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2025. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini dipastikan dihentikan sementara.
Fokus utama diarahkan pada rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di instansi tertentu.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menyampaikan bahwa formasi PPPK tahun ini hanya dibuka untuk tiga instansi utama:
1. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
2. Kejaksaan Agung
3. Badan Gizi Nasional
Sementara itu, Kementerian Sosial masih menunggu kejelasan mekanisme sebelum memutuskan pembukaan formasi. “Untuk Kementerian Sosial masih menunggu mekanisme lebih lanjut,” jelas Wisudo.
Dari tiga instansi prioritas, Kejaksaan Agung menjadi yang paling siap dan sudah membuka pendaftaran PPPK sejak 2 hingga 24 Juli 2025 melalui portal SSCASN di sscasn.bkn.go.id. Formasi didominasi oleh tenaga kesehatan, menandakan dorongan pemerintah untuk memperkuat layanan dasar hukum dan medis.
BKN menegaskan, masyarakat harus ekstra hati-hati terhadap informasi palsu terkait rekrutmen ASN. Semua informasi resmi hanya diumumkan melalui:
- Laman resmi BKN
- Portal SSCASN
- Situs instansi pemerintah terkait
- Media sosial resmi BKN dan KemenPAN-RB
“Jangan percaya informasi dari sumber yang tidak dapat diverifikasi,” tegas Wisudo.
Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa saat ini pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian proses seleksi CASN 2024.
“Sampai saat ini kami masih fokus menyelesaikan CASN 2024,” ujarnya.
Rini juga mengonfirmasi bahwa seleksi CPNS tidak akan dibuka pada 2025. “Tahun ini nampaknya belum bisa dibuka dulu,” tutupnya.
Dengan keputusan ini, para pencari kerja yang berharap menjadi ASN pada 2025 harus mengalihkan fokus ke jalur PPPK. Pemerintah berharap kebijakan ini mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga fungsional secara lebih fleksibel dan efisien. (*)







