ebrita.com
Jumat, 5 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Fenomena Bediding Sampai di Kerinci, Warga: Dinginnya Nusuk! Hindari Air Kalau Pagi

13/07/2025
in Daerah, Healt, Kerinci
2 min read
Fenomena Bediding Sampai di Kerinci, Warga: Dinginnya Nusuk! Hindari Air Kalau Pagi
114
DIBAGIKAN
219
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Dana Desa Kerinci 2026 Turun, Ini Penjelasan DPMD

Waspada! Ini Prakiraan Cuaca Kota Jambi Seminggu Kedepan

Eberita.com – Kerinci, Cuaca dingin ekstrem atau yang dikenal masyarakat dengan istilah bediding mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci, Jambi. Dalam beberapa hari terakhir, suhu udara pagi hari turun drastis, bahkan menyentuh angka 13-15 derajat Celsius di beberapa titik dataran tinggi seperti Kayu Aro, Gunung Tujuh.

Fenomena ini membuat banyak warga mengeluh, bahkan harus menyesuaikan aktivitas harian mereka agar terhindar dari gangguan kesehatan.

“Dinginnya nusuk sampai ke tulang. Kami biasanya ke kebun jam 6 pagi, sekarang tunggu jam 8 baru bisa jalan. Kalau mandi pagi, bisa langsung menggigil,” ujar Darmawan, petani di Kecamatan Kayu Aro, saat ditemui Eberita.com, Sabtu (13/7/2025).

Tak hanya para petani, pelajar dan pekerja juga turut terdampak. Banyak di antaranya mengeluhkan malas bangun pagi karena suhu udara yang menusuk. Bahkan, sebagian warga memilih tidak mandi saat pagi hari demi menghindari rasa dingin yang berlebihan.

“Pakai air pagi hari itu seperti disiram es. Sekarang bangun pagi saja susah, apalagi mandi. Jadi banyak yang ganti ke sore hari,” ujar Yanti, ibu rumah tangga di Desa Pelompek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Depati Parbo menjelaskan, fenomena bediding biasa terjadi di musim kemarau, terutama pada bulan Juli hingga awal September. Minimnya tutupan awan pada malam hari menyebabkan panas dari permukaan bumi langsung terlepas ke atmosfer, membuat suhu udara turun drastis menjelang fajar.

BMKG dan dinas kesehatan daerah mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan. Cuaca ekstrem ini bisa memicu berbagai gangguan kesehatan seperti flu, batuk, radang tenggorokan, hingga hipotermia.

Gunakan jaket atau selimut tebal saat tidur, Hindari mandi pagi terlalu dini, Minum air hangat dan makan makanan bergizi, Jangan biarkan anak-anak keluar rumah tanpa perlindungan pakaian tebal.

Fenomena ini diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan. Masyarakat di himbau untuk menyesuaikan rutinitas dan tetap menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit akibat suhu ekstrem ini. (glg)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: BMKGDingin menusuk TulangKabupaten kerinci

TerkaitBerita

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

02/06/2026
220
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

18/05/2026
218
Terobosan Kominfo Kerinci 2026:Layanan Kerja Sama Media Online Dipermudah, Standar Publikasi Naik Dua Kali Lipat

Terobosan Kominfo Kerinci 2026:Layanan Kerja Sama Media Online Dipermudah, Standar Publikasi Naik Dua Kali Lipat

18/05/2026
205
Monadi Gandeng Bulog, Pemkab Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan dan Jamin Serapan Hasil Petani

Monadi Gandeng Bulog, Pemkab Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan dan Jamin Serapan Hasil Petani

28/04/2026
210

KOLOM

Pemprov Jambi Tegaskan Lahan di Tanjabtim Sah Milik Negara, Didukung Sertifikat HPL

Pemprov Jambi Tegaskan Lahan di Tanjabtim Sah Milik Negara, Didukung Sertifikat HPL

5 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan