SUNGAI PENUH – Suasana malam di Kota Sungai Penuh mendadak berubah serius. Polres Kerinci menggelar razia besar-besaran dalam rangka Operasi KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) pada Kamis malam, 12 Juni 2025.
Fokus utama kegiatan ini adalah Tempat-tempat hiburan malam yang kerap menjadi sorotan publik, yakni tempat karaoke.
Operasi dimulai pukul 23.00 WIB dengan apel pasukan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo, didampingi Kabag Ops AKP Yudistira dan Kasi Paminal IPTU Sugiarto. Sebanyak 40 personel gabungan diterjunkan dalam misi pengamanan malam tersebut.
Satu per satu tempat karaoke disisir. Karaoke Cangking 212 menjadi titik pertama. Di sana, petugas mendapati sejumlah pengunjung sedang asyik bernyanyi.
Namun, setelah pemeriksaan intensif, hasilnya nihil pelanggaran tak ditemukan minuman keras, narkoba, maupun senjata tajam. Aman.
Perjalanan razia dilanjutkan ke Karaoke D88 dan Singing Room Tanah Kampung. Lagi-lagi, suasana kondusif. Tidak ada aktivitas ilegal atau penyalahgunaan tempat hiburan.
Puncaknya, sekitar pukul 01.20 WIB, tim mengakhiri operasi di Karaoke NX 46 Family. Hasil pemeriksaan konsisten tidak ada pelanggaran.
“Operasi KRYD ini adalah bentuk nyata komitmen kami menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di titik-titik yang rawan gangguan kamtibmas,” tegas Kompol Eko Prasetyo.
Razia berakhir pukul 01.30 WIB. Situasi kota tetap kondusif, warga tetap nyaman, dan pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala.
Polres Kerinci tidak main-main. Ini bukan sekadar razia ini peringatan bagi semua pelaku usaha hiburan malam untuk tetap patuh pada aturan dan tidak memberi ruang bagi potensi pelanggaran hukum. (*/Hzq)







