ebrita.com
Kamis, 4 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Nasional

Format Seleksi PPPK 2025 Berubah Total: Jalur Khusus Honorer Dihapus, Ini Penjelasan Lengkapnya

24/04/2025
in Nasional, Pemerintahan, Pendidikan
2 min read
Format Seleksi PPPK 2025 Berubah Total: Jalur Khusus Honorer Dihapus, Ini Penjelasan Lengkapnya
110
DIBAGIKAN
423
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Sosok Melda Safitri Diceraikan Suami Jelang Dilantik Jadi PPPK

Diceraikan Dua Hari Sebelum Dilantik PPPK, Kisah Pilu Melda Safitri dari Aceh: “Saya Tidak Malu, Saya Hanya Ingin Dihargai”

eBrita.com — Pemerintah kembali melakukan reformasi besar dalam tata kelola aparatur sipil negara, khususnya pada mekanisme rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mulai tahun 2025, jalur seleksi khusus bagi tenaga honorer resmi ditiadakan. Keputusan ini menjadi titik balik dalam sistem perekrutan ASN non-PNS yang selama ini memberi keistimewaan kepada tenaga honorer.

Perubahan ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Alex Denni, dalam konferensi pers pada Senin (22/4/2025). Ia menegaskan bahwa format seleksi PPPK 2025 akan sepenuhnya berbasis pada sistem seleksi umum yang bersifat kompetitif, terbuka, dan berbasis kualifikasi.

“Mulai tahun depan, tidak ada lagi jalur khusus. Semua peserta akan mengikuti mekanisme seleksi yang sama. Ini demi menjamin prinsip meritokrasi yang adil dan setara bagi seluruh warga negara,” tegas Alex.

Selama beberapa tahun terakhir, seleksi PPPK menyediakan jalur khusus untuk tenaga honorer yang telah lama mengabdi di instansi pemerintah. Jalur ini memberikan kemudahan, baik dalam bentuk afirmasi nilai maupun sistem seleksi terbatas yang tidak diikuti oleh peserta umum.

Namun, berdasarkan evaluasi KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), sistem ini dianggap tidak lagi relevan dengan arah reformasi birokrasi modern. Banyaknya laporan ketimpangan, ketidakmerataan kompetensi, serta munculnya ketidakpuasan dari pelamar umum menjadi pertimbangan utama penghapusan jalur ini.

“Negara harus memberi kesempatan yang sama kepada semua warga yang kompeten. Reformasi ASN tidak boleh setengah-setengah. Kita harus menuju birokrasi yang benar-benar berbasis kompetensi dan kualitas,” jelas Alex.

Kebijakan ini tentu membawa dampak besar bagi ribuan tenaga honorer yang selama ini berharap mendapatkan formasi ASN melalui jalur khusus PPPK. Mereka kini harus bersaing secara terbuka dalam seleksi nasional, dengan standar yang sama dengan pelamar baru.

Meski demikian, pemerintah berjanji tidak akan meninggalkan tenaga honorer begitu saja. Dalam waktu dekat, KemenPAN-RB bersama Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, dan instansi terkait lainnya akan menyusun mekanisme transisi yang memungkinkan honorer tetap mendapatkan kesempatan dengan pembinaan dan pelatihan intensif sebelum seleksi.

“Kami siapkan pelatihan, bimbingan belajar, dan pembinaan agar mereka bisa bersaing. Tapi semua harus melalui jalur seleksi yang fair,” ujar Alex.

Format seleksi baru ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dalam menciptakan birokrasi yang ramping, profesional, dan berdaya saing tinggi. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap ASN yang diangkat melalui jalur PPPK benar-benar memenuhi standar kualitas, bukan hanya karena masa pengabdian.

Selain itu, penghapusan jalur khusus juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pelayanan publik, terutama pendidikan dan kesehatan.

“Sudah saatnya kita melihat pengabdian bukan hanya dari lamanya bekerja, tapi dari sejauh mana seseorang bisa memberikan dampak melalui kinerja nyata,” tutur Alex.

Berikut beberapa poin penting perubahan dalam seleksi PPPK 2025:

Print Friendly, PDF & Email
Halaman 1 dari 2
12Next
Topik: KemenpanRBPPPKPPPK 2025

TerkaitBerita

ASN Kominfo Ramaikan Belanja di Pasar Bajure

ASN Kominfo Ramaikan Belanja di Pasar Bajure

17/04/2026
171
Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

07/04/2026
215
Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

27/02/2026
207
Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24/02/2026
225

KOLOM

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

2 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan