ebrita.com
Senin, 7 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Uncategorized

PPPK Honorer 2025: Apakah Semua Akan Diangkat?

08/04/2025
in Uncategorized
2 min read
PPPK Honorer 2025: Apakah Semua Akan Diangkat?
130
DIBAGIKAN
241
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Sosok Melda Safitri Diceraikan Suami Jelang Dilantik Jadi PPPK

Diceraikan Dua Hari Sebelum Dilantik PPPK, Kisah Pilu Melda Safitri dari Aceh: “Saya Tidak Malu, Saya Hanya Ingin Dihargai”

eBrita.com – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan masalah tenaga honorer di Indonesia. Melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ribuan tenaga honorer kini memiliki harapan untuk diangkat secara resmi menjadi aparatur sipil negara (ASN). Namun, menjelang tahun 2025, pertanyaan besar muncul di kalangan tenaga honorer: Apakah semua honorer akan diangkat menjadi PPPK tahun depan?

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas, beberapa kali menegaskan bahwa penyelesaian tenaga honorer menjadi prioritas pemerintah. Bahkan, Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan honorer secara bertahap namun pasti, agar tidak menjadi beban berkepanjangan dalam sistem kepegawaian nasional.

“Tahun 2024 ini merupakan tahap penting untuk mendata dan menyelesaikan status tenaga honorer. Targetnya, di tahun 2025 sudah tidak ada lagi honorer kategori yang tidak jelas statusnya,” kata Azwar Anas dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini.

Namun demikian, proses pengangkatan honorer menjadi PPPK tidak serta-merta dilakukan secara massal tanpa syarat. Pemerintah tetap memberlakukan mekanisme seleksi, verifikasi, dan penyesuaian formasi berdasarkan kebutuhan instansi. Artinya, tidak semua honorer otomatis akan diangkat jika tidak memenuhi persyaratan administratif, kompetensi, dan formasi jabatan yang tersedia.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), saat ini terdapat lebih dari 1,6 juta tenaga non-ASN atau honorer yang tersebar di berbagai instansi pusat dan daerah. Sebagian besar di antaranya berada di sektor pendidikan dan kesehatan, dua bidang yang memang menjadi fokus utama dalam rekrutmen PPPK selama beberapa tahun terakhir.

Tantangan lainnya adalah keterbatasan anggaran daerah dan pusat. Meski pemerintah pusat menyiapkan dukungan anggaran, pelaksanaan di tingkat daerah seringkali terkendala oleh alokasi dana dan kesiapan administratif. Ini menjadi salah satu penyebab mengapa pengangkatan honorer tidak bisa dilakukan serentak di seluruh wilayah.

Namun demikian, kabar baik tetap datang. Pada awal 2025 nanti, pemerintah berencana membuka formasi PPPK secara besar-besaran, dengan fokus pada penyelesaian tenaga honorer yang sudah lama mengabdi, khususnya mereka yang telah bekerja lebih dari lima tahun dan memenuhi syarat kualifikasi pendidikan.

Pakar kebijakan publik, Dr. Rina Puspitasari, menyebut bahwa langkah pemerintah ini sudah berada di jalur yang tepat. “Tinggal perlu pengawasan ketat agar tidak ada data fiktif atau manipulasi. Pemerintah harus transparan dalam proses seleksi dan pengangkatan,” ujarnya.

Sebagai penutup, meskipun belum bisa dipastikan bahwa semua honorer akan diangkat menjadi PPPK pada 2025, arah kebijakan saat ini menunjukkan optimisme yang kuat. Bagi para tenaga honorer, kini saatnya mempersiapkan diri secara administratif dan kompetensi untuk menyambut peluang yang akan datang.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: 2024-2025Menpan-RBPengangkatanPPPK

TerkaitBerita

Petakan Potensi dan Kinerja ASN, Al Haris Dorong Transformasi Birokrasi di Jambi

Petakan Potensi dan Kinerja ASN, Al Haris Dorong Transformasi Birokrasi di Jambi

03/09/2026
277
Kemarau Lima Bulan, Pemprov Jambi Gelar Salat Istisqa, Gubernur Al Haris: Kita Bermunajat kepada Allah

Kemarau Lima Bulan, Pemprov Jambi Gelar Salat Istisqa, Gubernur Al Haris: Kita Bermunajat kepada Allah

02/09/2026
244
Gubernur Al Haris Berjibaku Padamkan Karhutla di Muaro Jambi, Dorong Masyarakat Manfaatkan Program PLTB

Gubernur Al Haris Berjibaku Padamkan Karhutla di Muaro Jambi, Dorong Masyarakat Manfaatkan Program PLTB

01/09/2026
275
Peserta PTSL Pertanyakan Kuota, Berkas Tiga Bulan Tak Kunjung Diukur

Peserta PTSL Pertanyakan Kuota, Berkas Tiga Bulan Tak Kunjung Diukur

01/09/2026
209

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan