SUNGAIPENUH – Rabu (1/7/2020) malam, Warga Kota Sungai Penuh dan sekitarnya dikejutkan dengan kejadian perkelahian antar pemuda, yakni Desa Baru Debai, Kecamatan Tanah Kampung dengan Pemuda Desa Debai, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh.
Informasi yang diperoleh, bentrokan terjadi di perbatasan kedua Desa tersebut, meski tidak ada korban, tapi kericuhan sempat mengakibatkan ketegangan di kedua desa tersebut. Beruntung pihak kepolisian dan TNI dengan sigap turun kelapangan mengamankan lokasi.

Sekdes Debai, Nofriwaldi, saat dihubungi membenarkan adanya bentrokan yang terjadi antara Pemuda Desa Debai dengan Desa Baru Debai.
“Iya, penyebab awal kejadian, anak desa Debai pergi beli obat di kedai (warung) Dusun Baru, tapi langsung di tangan (dipukul) pemuda situ,” kata Sekdes Debai.

Sementara itu, Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto, ketika dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian ini. Sekitar Pukul 18.45 Wib bertempat Desa Baru Debai, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh telah terjadi penganiayaan terhadap salah satu warga Desa Debai Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, atas nama R (16) yang dilakukan oleh salah satu Pemuda Desa Baru Debai atas nama A (18).
“Kejadian penganiayaan ini awalnya pada saat saksi atas nama D (28) dan korban bersama – sama berbelanja di dekat warung yang berada Desa Baru Debai, kemudian saksi melihat korban sudah dipukul oleh pelaku A dan selanjutnya saksi berusaha melerai dan selanjutnya mengantar korban pulang kerumahnya. Atas kejadian tersebut korban mengalami memar pada bagian muka,” ungkap Kapolres Kerinci.
Ditambahkan Kapolres Kerinci, pihaknya dilapangan telah melakukan mediasi antara Kades Debai dan Kades Baru Debai dan disepakati bahwa kedua belah pihak bersedia untuk membubarkan warganya masing-masing.
“Untuk sementara yang diduga pelaku diamankan Anggota Sat Reskrim Polres Kerinci dan di bawa ke Polres Kerinci bersama pihak keluarga dan Kades masing-masing desa,” tutup AKBP Heru Ekwanto. (Yor)





