ebrita.com
Senin, 7 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Menderita Lumpuh Otak, Bocah Warga Lolo Gedang Kerinci Butuh Uluran Tangan

01/07/2020
in Daerah, Kerinci, Sosbud
2 min read
Menderita Lumpuh Otak, Bocah Warga Lolo Gedang Kerinci Butuh Uluran Tangan
3.4k
DIBAGIKAN
4.3k
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

KERINCI – Alisha Nur Alim anak berumur 2 tahun 7 bulan, warga Desa Lolo Gedang, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, hanya bisa terbaring kaku di tempat tidurnya menahan sakit Radang Otak dan Lumpuh Otak yang dideritanya 7 bulan terakhir.

Saat ini kondisi putri pasangan M.Alim (30) dan Agnisa (30) belum mampu untuk berjalan dan berbicara, aktivitasnya hanya bisa tiduran saja dan semua perlu bantuan sang ibu atau orang lain.

Dulu, Bocah imut yang biasa dipanggil Nur ini, selalu menjalani terapi dirumah sakit menggunakan BPJS dan tempat praktek terapi lainnya. Tetapi sekarang tidak sesering dulu lagi, hal ini dikarenakan terkendala biaya. Walaupun Nur seharusnya menjalani terapi 3 kali seminggu.

Sehari-hari disamping honor, Bapak Nur (M.Alim) bekerja serabutan sebagai petani diladang milik orang lain, dan ibunya sebagai ibu rumah tangga.

Dikatakan Agnisa, bahwa sejak lahir tidak ada tanda-tanda, hanya saja anaknya tersebut tumbuh dengan cepat dan berbeda dengan anak-anak sebayanya. Seperti sudah bisa berbicara dan berjalan pada usia 10 bulan.

Agnisa bercerita, sakit yang diderita anaknya itu bermula pada saat Nur masih berumur 2 tahun. Saat itu, Nur tidak mau lagi untuk makan dan minum susu dan langsung dilarikan menuju Rumah Sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan.

Setelah dua hari dirawat belum juga menunjukkan perubahan, maka pihak keluarga berkonsultasi dengan dokter untuk membawa Nur berobat ke RS Padang, Sumbar.

“Kalau diagnosa dokter, anak kami ini terkena radang otak (ensefalitis) dan lumpuh otak (celebral palsy), jadi seluruh badannya kaku,” ujar Agnisa pada eBrita.com ketika dikonfirmasi melalui telepon. Rabu (1/7/2020) siang.

Setelah mendapat perawatan selama tiga bulan di RS Padang, dokter mengatakan kondisi kesehatan radang otak Nur membaik. Dokter menyampaikan sisa Ensefalitis yang ditinggalkan maka tubuh Nur mengalami kekakuan seperti bayi, jadi perkembangannya juga lebih lamban.

Ketika di RS Padang Nur juga telah dilakukan photo otak atau rekam gelombang otak dan hasilnya kiri kanan Otaknya kena. Maka untuk penyembuhan Nur harus menjalani terapi secara rutin, minum obat yang teratur.

Jadi, karena keterbatasan biaya sekarang Nur hanya bisa menjalankan terapi sekali seminggu, setiap dua bulan harus ke Padang untuk mengambil Obat, setahun sekali juga harus rekam otak, dan lima tahun sekali harus photo otak (MRI).

Disamping melakukan terapi dan pengobatan, saat ini orang tuanya juga berusaha untuk membelikan sepatu orto, yangnharus dimilikioleh anak penderita penyakit ini, agar kaki sang anak tidak bengkok atau tetap lurus.

Saat ini kedua orang tua Nur pun hanya bisa pasrah karena ekonomi keluarga yang serba terbatas, serta berharap empati dan kepedulian pemerintah dan para dermawan agar dapat mengulurkan bantuan guna membatu kondisi buah hatinya tersebut.

Yang berkenan membantu Nur, bisa kontak langsung ke Nomor Rekening Bank Orang Tuanya yang bisa digunakan untuk penyaluran bantuan : BANK BRI Cabang Sungai Penuh Nomor Rekening : 555801007831531 An : MUHAMAD ALIM, dan setiap transfer bisa di Konfirmasi ke Nomor HP : (085218411551). (Yor)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: BocahButuh Uluran TanganDinas KesehatanDinas SosialJambiKerinciLumpuh OtakRadang Otak

TerkaitBerita

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

27/08/2026
212
Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

23/08/2026
364
Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

16/08/2026
198
DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

16/08/2026
202

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan