ebrita.com
Rabu, 22 Juli 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Pasca Lebaran, Harga Bawang Turun dan Cabai Merangkak Naik

25/06/2020
in Daerah, Sosbud, Sungai Penuh
1 min read
Pasca Lebaran, Harga Bawang Turun dan Cabai Merangkak Naik
188
DIBAGIKAN
301
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh, Hj. Hesti Haris Tegaskan Sholawat Jadi Amal Nyata

Anggota DPRD Sungai Penuh Divonis Bersalah dalam Kasus Bollard, Didenda Rp30 Juta dan Wajib Pasang Kembali

SUNGAIPENUH – Satu bulan pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 H, harga sejumlah komoditi di pasar tradisional Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh cukup bervariasi. Dimana terdapat sebagian komoditi yang mengalami kenaikan dan ada juga yang mengalami penurunan.

Seperti harga bawang merah yang sempat naik tajam, saat ini sudah kembali normal, dan sebaliknya untuk harga bawang putih justru mengalami penurunan drastis. Demikian juga dengan harga cabe merah yang sejak sebulan lalu anjlok dan saat ini mulai merangkak naik namun masih relatif murah.

Salah seorang pedagang sembako dan bumbu dapur di pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh Edwar mengatakan, harga bawang merah jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu sempat mencapai Rp50 ribu per kilogram, dan saat ini hanya berkisar Rp25 ribu per kilogram.

“Sebaliknya untuk harga bawang putih yang sebelumnya modal yang harus kami keluarkan Rp20 ribu per kilogram, sekarang jadi Rp12 ribu per kilogram,” ungkap Edwar, Rabu (24/06/2020).

Edwar menambahkan, selain harga bawang merah dan bawang putih yang mengalami penurunan, harga cabe merah justru mengalami kenaikan, meskipun masih relatif murah. Dimana harga cabe yang sebelumnya sempat berada pada harga Rp10 ribu per kilogram, saat ini berada pada harga Rp16 ribu per kilogram.

“Stok bawang merah dengan cabe yang kami jual ini merupakan produk lokal, yang kami ambil dari gudang dan merupakan hasil pertanian masyarakat di wilayah Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci pada umumnya,” jelasnya. (Yor)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Harga BawangHarga CabaiPasar TradisionalPasca LebaranSungai Penuhtanjung bajure

TerkaitBerita

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

24/06/2026
264
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh, Hj. Hesti Haris Tegaskan Sholawat Jadi Amal Nyata

24/06/2026
278
Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

21/06/2026
214
313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

13/06/2026
1.5k

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan