ebrita.com
Senin, 7 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Pasca Lebaran, Harga Bawang Turun dan Cabai Merangkak Naik

25/06/2020
in Daerah, Sosbud, Sungai Penuh
1 min read
Pasca Lebaran, Harga Bawang Turun dan Cabai Merangkak Naik
188
DIBAGIKAN
301
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Peserta PTSL Pertanyakan Kuota, Berkas Tiga Bulan Tak Kunjung Diukur

Prestasi Pendidikan Mengkilap, Sungai Penuh Raih Terbaik II dan Insentif Rp1,5 Miliar

SUNGAIPENUH – Satu bulan pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 H, harga sejumlah komoditi di pasar tradisional Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh cukup bervariasi. Dimana terdapat sebagian komoditi yang mengalami kenaikan dan ada juga yang mengalami penurunan.

Seperti harga bawang merah yang sempat naik tajam, saat ini sudah kembali normal, dan sebaliknya untuk harga bawang putih justru mengalami penurunan drastis. Demikian juga dengan harga cabe merah yang sejak sebulan lalu anjlok dan saat ini mulai merangkak naik namun masih relatif murah.

Salah seorang pedagang sembako dan bumbu dapur di pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh Edwar mengatakan, harga bawang merah jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu sempat mencapai Rp50 ribu per kilogram, dan saat ini hanya berkisar Rp25 ribu per kilogram.

“Sebaliknya untuk harga bawang putih yang sebelumnya modal yang harus kami keluarkan Rp20 ribu per kilogram, sekarang jadi Rp12 ribu per kilogram,” ungkap Edwar, Rabu (24/06/2020).

Edwar menambahkan, selain harga bawang merah dan bawang putih yang mengalami penurunan, harga cabe merah justru mengalami kenaikan, meskipun masih relatif murah. Dimana harga cabe yang sebelumnya sempat berada pada harga Rp10 ribu per kilogram, saat ini berada pada harga Rp16 ribu per kilogram.

“Stok bawang merah dengan cabe yang kami jual ini merupakan produk lokal, yang kami ambil dari gudang dan merupakan hasil pertanian masyarakat di wilayah Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci pada umumnya,” jelasnya. (Yor)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Harga BawangHarga CabaiPasar TradisionalPasca LebaranSungai Penuhtanjung bajure

TerkaitBerita

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

27/08/2026
212
Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

23/08/2026
364
Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

16/08/2026
198
DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

16/08/2026
202

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan