SUNGAI PENUH – Dokter dan TIM Medis Klinik Pratama Rutan Sungai Penuh Memberikan Sosialisasi Tentang Pencegahan Stunting pada pelaksanaan Pertemuan P2K2, di Rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Kampung Tengah Kecamatan Koto Baru, Kamis (08/6/2023).
Dalam kesempatan itu Koordinator Wilayah (Korwil) PKH Provinsi Jambi, Sri Fitriani menyebutkan, percepatan penurunan stunting ini harus dilaksanakan secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi diantara K/L, pemda provinsi/kab/kota, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lain termasuk TNI POLRI.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran TIM Medis Rutan Sungai Penuh dalam kegiatan P2K2, yang telah memberikan materi tentang pencegahan stunting. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan bisa juga diterapkan di Kabupaten lain dalam Provinsi Jambi, mengingat masih minimnya informasi dan sedikitnya intervensi spesifik pada kasus stunting terutama pada KPM PKH,” katanya.
Dalam paparan dr. Lusia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan dari amanah perpres no 72 tahun 2021 bahwa Intervensi spesifik dan sensitif harus dapat terimplementasi nyata di lapangan tentunya disertai strategi peningkatan kapasitas SDM dan edukasi baik ditingkat rumah tangga, posyandu, puskesmas dan lokasi lain untuk mencegah stunting.
“Kami juga ingin berkontribusi bagi negara untuk bekerjasama dan sama-sama bekerja dalam peningkatan kesejahteraan bangsa dan menekan angka kejadian stunting dimasyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan terpisah Kepala Rutan Kelas IIB Sungai Penuh Indra Yudha, sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Tim Klinik Rutan Kelas IIB Sungai Penuh. “Dalam UU No 5 tahun 2014, fungsi ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, perekat dan pemersatu bangsa,” kata Indra Yudha.
Dijelaskannya, kegiatan ini dilakukan sebagai wujud sebagai pelayan publik dan perekat pemersatu bangsa melalui keilmuan dalam bidang kesehatan. Tim Medis telah menunjukkan kreasi, dedikasi dan pengabdian yang tinggi bagi negeri. “Pelayanan tidak hanya pada warga binaan tapi juga masyarakat umum yang butuh informasi dan layanan kesehatan. Pengabdian kami tidak dibatasi Tembok Jeruji,” ungkapnya.
Pelaksanaan P2K2 yang berlangsung selama lebih kurang 2 jam dihadiri oleh KPM PKH, Pendamping Sosial. Koordinator PKH Kota Sungai penuh, Koordinator Wilayah Jambi, dan Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jambi berlangsung antusias yang mana kesempatan ini dijadikan ajang konsultasi tentang tumbuh kembang anak dan masalah kesehatan lainnya. (*)







