ebrita.com
Jumat, 4 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Saat Musim Kemarau, Hujan Es Juga Guyur Kerinci

30/08/2019
in Daerah, Kerinci
1 min read
Saat Musim Kemarau, Hujan Es Juga Guyur Kerinci
89
DIBAGIKAN
1.8k
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Data Tidak Ada

KERINCI, ebrita.com – Fenomena alam langka yakni hujan es kembali terjadi di Kabupaten Kerinci, kali ini hujan es terjadi di kaki Gunung Kerinci, Kayu Aro, Rabu (21/08/2019).

Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, hujan es hanya menguyur di sekitar kaki Gunung Kerinci terjadi sekitar jam 15.00 Wib Sore. Kejadian ini juga diposting oleh akun Facebook Rhiceel Askhaal Cell, dalam postingan tersebut pemilik akun menggunggah beberapa video dan photo saat berada dikebunnya yang adadikaki Gunung Kerinci.

Warga lainnya, Ermanelis, mengatakan sebelum hujan turun wilayah Kayu Aro dan sekitarnya sedang dalam musim kemarau.

“Suaranya cukup keras ketika es jatuh ke atas atap. Namun warga tetap gembira, karena tanaman di ladang yang kering mendapatkan air hujan,” ucapnya.

Sementara itu, Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Depati Parbo Kerinci, Mardiansyah, mengatakan hujan es biasanya terjadi di suatu daerah yang sangat lokal.

“Durasinya juga singkat, dengan durasi tujuh sampai 12 menit. Syarat terjadinya hujan es, adalah adanya awan CB,” katanya.

Sama halnya dengan angin puting beliung, yang juga terjadi akibat adanya awan CB.

“Ini terjadi lantaran ada awan CB dengan tinggi dasar awan yang sangat dekat dengan permukaan tanah, dan di bawah awan, suhu udaranya sangat dingin,”ucapnya.

Dengan demikian, awan CB yang merupakan kristal yang mulai jatuh sebagai hujan, akibat dorongan angin kencang dari awan CB tidak sempat mencair.

“Di bawah permukaan awan juga dingin, sehingga butir es tersebut jatuh ke permukaan tanah. Ini terjadi pada musim peralihan, saat ini peralihan musim hujan ke musim kemarau,” katanya lagi. (red)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Hujan Es

TerkaitBerita

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

27/08/2026
211
Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

23/08/2026
363
Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

16/08/2026
197
DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

DPRD Merangin Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Peringati HUT RI Ke 81 Tahun

16/08/2026
202

Discussion about this post

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan