KERINCI – Pusat Bahasa memegang peran sentral dalam mengembangkan kompetensi bahasa asing bagi mahasiswa dan dosen di lingkungan perguruan tinggi. Dengan kata lain, Pusat Bahasa menjadi indikator utama bagi kemajuan perguruan tinggi. Untuk itu, Pusat Bahasa memerlukan standar mutu dan pengelolaan yang profesional.
Kepala UPB IAIN Kerinci, Dr. Rodi Hartono, M.Pd ikut berpartisipasi pada rapat kerja Konsorsium Pusat Bahasa (PTKI) se-Indonesia di UIN Raden Mas Said (RMS) Surakarta, (23-26/03/2022). Giat tersebut mengambil tema “Membangun Sinergi dan Tata Kelola Lembaga Menuju Konsorsium Pusat Bahasa yang Maju dan Profesional.”
Prof. Dr. Mudofir, M.Pd. dalam pembukaan acara menuturkan bahwa bahasa merupakan bagian dari kebudayaan yang harus terus dikembangkan ke arah yang positif. Forum Konsorsium diharapkan dapat Mempertajam kepemimpinan dan mengeratkan sinergi antar perguruan tinggi Islam se-Indonesia.
Konsorsium Pusat Bahasa (KPB) merupakan salah satu wadah profesional dan kolaboratif guna penguatan mutu dan kompetensi Bahasa. Landasan hukum KPB ialah Keputusan Menkumham RI Nomor AHU-0000719.AH.01.07. Tahun 2022 dan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 634 Tentang Susunan Pengurus Konsorsium Pusat Bahasa PTKIN Periode 2020-2024.
Adapun Visi KPB sebagai berikut:
• Menjadi Konsorsium Pusat Bahasa yang unggul untuk mendukung cita-cita PTKI menjadi bagian dari world-class university
Misi
• Memfasilitasi kolaborasi antar Pusat Bahasa dalam pengembangan dan penjaminan mutu layanan bahasa
• Menjadi mediator komunikasi antara Pusat Bahasa dengan pemangku kepentingan untuk membangun kebijakan yang mendukung Pusat Bahasa PTKI
• Membangun standarisasi kompetensi, pengajaran, dan pengukuran bahasa Arab, Inggris, dan BIPA
• Membangun capacity building kelembagaan untuk optimalisasi layanan kebahasaan
• Mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri dalam bidang pengembangan dan pengukuran kompetensi bahasa serta penerjemahan
Rapat Kerja Konsorsium KPB sukses membentuk 3 komisi. Komisi pertama membidangi pelatihan dan pengukuran; komisi kedua, kelembagaan dan kerja sama; dan komisi ketiga, inovasi dan kreativitas.
Partisipasi UPB IAIN Kerinci dalam konsorsium KPB memberikan optimisme tersendiri untuk pengembangan dan peningkatan Bahasa, terutama di tingkat lokal.
“Kami turut bangga bisa ikut serta dalam konsorsium ini, memberikan optimisme untuk memajukan lembaga bahasa kita ini ke arah yang lebih baik,” ucap Dr. Rodi Hartono. (*/Yor)




