SUNGAI PENUH – Realisasi Vaksinasi terhadap hewan penular rabies di Kota Sungai Penuh sudah mencapai 3.600 ekor dari 4.000 ekor sasaran untuk tahun 2021, vaksinasi ini telah dilakukan dari periode Januari hingga September 2021 dengan sasaran hewan penular rabies, yaitu Anjing, Kucing dan Kera.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh, Adril mengungkapkan, Disnakkan optimis bisa mencapai target vaksinasi terhadap hewan penular rabies pada tahun ini, karena masih ada beberapa bulan lagi.
“Kita optimis target vaksinasi ini akan tercapai, untuk vaksinasi hewan penular rabies saat ini lebih dominan warga yang datang langsung ke Puskeswan di Renah Jambu Alo Desa Talang Lindung. Terutama untuk hewan Anjing dan Kucing, dibandingkan ketika kita melakukan vaksinasi secara massal,” kata Kabid Keswan, Adril, Senin (04/10).
Ditambahkan Adril, selain mendatangi Puskeswan pihaknya juga melakukan vaksinasi jemput bola yaitu dari rumah ke rumah, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan pada masa pandemi saat ini. Namun untuk hewan kera atau monyet pihaknya langsung mendatangi pemilik untuk melakukan vaksin.
“Untuk vaksinasi terhadap hewan, seperti Anjing kita bekerjasama dengan komunitas PORBI. Sehingga akan mempermudah tim kita melakukan vaksinasi hewan tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, ketika disinggung mengenai kasus gigitan rabies pada tahun ini di Kota Sungai Penuh, Adril menuturkan pihaknya belum menemukan kasus gigitan rabies akan tetapi kasus gigitan biasa sudah ada. Dengan adanya vaksinasi ini kepada hewan penular rabies untuk mencegah penularan rabies, baik itu kepada manusia maupun sesama hewan.
“Kita himbau kepada seluruh pemilik hewan penular rabies agar bersedia divaksin dikarenakan untuk mencegah penularan hewan rabies agar tidak menular. Kepada warga apabila terkena gigitan hewan penular rabies, untuk segera melapor diri kepada Puskesmas terdekat dan Ke Bidang Keswan Disnakkan Kota Sungai Penuh,” tutupnya. (*/Yor)







