SUNGAI PENUH – Desa dengan status mandiri di kota Sungai Penuh terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), desa berstatus mandiri pada 2021 naik beberapa kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabid Pemdes Zaini Ahmad, mengungkapkan naiknya jumlah desa mandiri diiringi dengan peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM).
Dimana sejak dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Desa pada tahun 2015 yang lalu, desa-desa di Kota Sungai Penuh sudah banyak yang berubah dari status desa tertinggal menjadi desa mandiri.
“Tercatat pada tahun 2021 ini saja desa mandiri di Kota Sungai Penuh sudah mencapai 47 desa dari 65 desa yang ada di kota sungai penuh, dan sisanya 17 desa maju dan 1 desa berkembang,” ungkap Zaini Ahmad.
Sebagaimana diketahui dalam Permendes PDTT Nomor 2 Tahun 2016 tentang IDM, ada 52 indikator yang menentukan status desa. Di antaranya, dimensi kesehatan, akses pendidikan dasar, hingga keterbukaan wilayah terhadap lingkungan ekonomi.
Menurutnya, peningkatan indikator IDM di Kota Sungai Penuh tidak lepas dari upaya yang terus dilakukan pemerintah dalam membenahi desa melalui program-program Pemkot Sungai Penuh.
Dijelaskan Zaini Ahmad, penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Desa untuk menetapkan IDM bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemanfaatan dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa.
“Desa-desa yang telah di tetapkan sebagai desa mandiri tersebut sudah mampu mengelola desanya dengan profesional, baik di bidang ekonomi, kesehatan maupun pembangunan potensi yang ada di desa,” jelasnya.
Disamping itu, kelebihan dari desa mandiri jika bandingkan dengan desa-desa yang lainnya yaitu, untuk pencairan Dana Desa bisa dilakukan dua tahap dalam setahun. Sedangkan desa berkembang dan desa maju serta desa-desa yang lainnya untuk pencairan dana desanya di lakukan tiga tahap dalam setahun.
“Kita berharap dengan adanya penilaian desa yang dilakukan kementerian desa ini hendaknya bisa memacu dan memotivasi desa-desa yang lain untuk menjadi desa mandiri, agar nantinya desa juga bisa meningkatkan kesejahteran masyarakat di desa,” tutupnya.(*/Yor)






