SUNGAI PENUH – Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho pimpin Apel Bersama TNI, Polri, Pemda & Lintas Agama, Ormas di Lapangan Apel Mapolres Kerinci, Rabu (31/03).
Apel bersama ini digelar dalam rangka Pengamanan kegiatan masyarakat serta Ikrar Tolak segala bentuk paham Radikal dan Terorisme di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Apel diikuti oleh Pleton Kodim 0417/Kerinci, Polres Kerinci, Satpol PP, Ormas FKPPI Sungai Penuh, Ormas Pemuda Pancasila Kota Sungai Penuh,Ormas KNPI Kota Sungai Penuh.
Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho, dalam amanatnya menyebutkan apel bersama ini digelar sebagai salah satu bentuk solidaritas yang mewakili seluruh komponen masyarakat mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Makassar.
“Marilah bersama menjaga Kamtibmas di Kabupaten Kerinci untuk senantiasa dirawat dan dijaga jangan sampai terprovokasi dan jangan sampai terpecah belah demi keutuhan NKRI yang kita banggakan,” ucap Kapolres.
Kapolres menyebutkan ada 2 gereja dan beberapa rumah ibadah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, dengan kekuatan personil TNI-Polri yang terbatas maka diharapkan bantuan seluruh elemen masyarakat yang diwakili oleh yang hadir pada apel ini untuk ikut serta menjaga siskamtibmas dalam hal pengamanan kegiatan ibadah gereja.
“Kita harus menunjukan bahwa di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh ini rukun dan damai, bersama kita saling menghormati dan menjaga saudara-saudara kita nantinya yang akan melaksanakan ibadah. Semoga kegiatan pengamanan yang kita laksanakan nantinya menjadi amal ibadah bagi kita semua, mari kita rawat kembali kebhinekaan yang ada,” ajak Kapolres.
“Ikrar tadi adalah sikap dari masyarakat Kab. Kerinci dan Kota Sungai Penuh, akan sangat terasa indah dan Kekeluargaan apabila dalam suatu kegiatan ibadah rekan-rekan nantinya bisa berkumpul dalam hal pengamanan,” imbuhnya.
Terkait dengan aksi terorisme yang terjadi akhir-akhir ini, maka sesuai petunjuk Presiden bahwa Pemerintah bersama dengan TNI Polri tidak boleh kalah terhadap terorisme dan akan menjamin keamanan umat kristiani untuk menjalankan ibadah.
“Ini adalah bentuk kewaspadaan Kabupaten Kerinci Dan Kota Sungai Penuh agar tidak kecolongan terhadap aksi terorisme,” Ujar Kapolres Kerinci.(*/Yor)







