ebrita.com
Senin, 7 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Advetorial

Sindir Adirozal, Murasman Hingga Fauzi Siin. Ahmadi : Kalau Kita ‘Jadi Walikota’ Tidak Bawa Bahasa Sungai Liuk

04/12/2020
in Advetorial, Politik, Sungai Penuh
1 min read
Sindir Adirozal, Murasman Hingga Fauzi Siin. Ahmadi : Kalau Kita ‘Jadi Walikota’ Tidak Bawa Bahasa Sungai Liuk
146
DIBAGIKAN
339
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Peserta PTSL Pertanyakan Kuota, Berkas Tiga Bulan Tak Kunjung Diukur

Prestasi Pendidikan Mengkilap, Sungai Penuh Raih Terbaik II dan Insentif Rp1,5 Miliar

SUNGAI PENUH – Orasi politik yang disampaikan oleh calon Walikota Sungaipenuh, Ahmadi Zubir dihadapan massa pendukungnya di Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit pada Rabu (2/12/2020) sempat menyindir kepemimpinan Bupati Kerinci asal Siulak dan era kemempinan Fauzi Siin.

Dalam orasi politik tersebut, Ahmadi Zubir menyampaikan sindiran bahwa pada intansi di Pemkab Kerinci yang dipimpin oleh Bupati Kerinci asal Siulak, bahasa yang digunakan pegawai di kantor adalah bahasa Siulak.

Sedangkan di era Fauzi Siin, kata dia, bahasa yang digunakan di kantor adalah bahasa Sungaipenuh.

“Yang berpikir untuk apu nulum abak Ruci bue, ingat, maku uho sulok ituh nak jadi bupati trauh itu piyao? Karno uho itu lah dapeak candu jadi bupati. Yang dapeak candu itu masyarakat (masyarakat siulak), masyarakat merasa dimudahkan, merasa dimudahkan,” ujarnya.

“Maaf, akau ngatao ngusi kayao inih, akau di kantor kabupaten, kepala dinas salah satu dinas yang adeo di kabupaten baru-baru ini. Kalu kamai di kantor itu bahasu sulok. Kalu duleu zaman Fauzi Siin di kantor bukan bahasa Indonesia, tetapi itu adalah bahasa sunge pnaoh,” sambung Ahmadi.

“Dan kitao ideak kitao mwu bahasa sungi liaok ideak. Yang penting kitao merata, semua dapat bagian,” katanya lagi.

Adanya pernyataan sindiran terhadap kepemimpinan Bupati Kerinci asal Siulak dan era Fauzi Siin ini, dinilai Ahmadi menyindir bahwa era kepemimpinan asal Siulak dan Fauzi Siin kental dengan kolusi dan nepotisme. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Ahmadi ZubirFikar AzamiFikar-YosNomor Urut 2PilwakoSindiranSungai PenuhYos Adrino

TerkaitBerita

Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan

Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan

25/08/2026
249
Sambut Paskibraka Nasional, Gubernur Al Haris Harap Makin Banyak Anak Jambi Tampil di Tingkat Nasional

Sambut Paskibraka Nasional, Gubernur Al Haris Harap Makin Banyak Anak Jambi Tampil di Tingkat Nasional

22/08/2026
284
Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

Renungan Suci HUT RI ke-81, Alfin: Teladani Semangat Pahlawan

16/08/2026
198
Jambi Berprestasi Tingkat Nasional, Gubernur Al Haris: Jadi Motivasi dan Penyemangat Bekerja Lebih Giat

Jambi Berprestasi Tingkat Nasional, Gubernur Al Haris: Jadi Motivasi dan Penyemangat Bekerja Lebih Giat

13/08/2026
254

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan