SUNGAI PENUH – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh memadati Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk melakukan penarikan gaji secara manual melalui loket Bank Jambi, Selasa (3/2).
Kondisi tersebut terjadi pasca gangguan (error) pada sistem Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan layanan mobile banking Bank Jambi yang berlangsung sejak sepekan terakhir. Meski pihak bank telah melakukan perbaikan, layanan transaksi non-tunai masih belum sepenuhnya normal, sehingga penarikan gaji dilakukan secara manual di loket yang disediakan.
Sejak pagi hari, antrean ASN dan PPPK terlihat mengular di area PTSP. Mereka datang untuk memastikan gaji dapat dicairkan tepat waktu, mengingat akses melalui ATM maupun mobile banking belum dapat digunakan secara optimal.
Untuk melakukan penarikan secara manual, para pegawai diwajibkan membawa buku rekening serta kartu tanda penduduk (KTP) sebagai syarat verifikasi data. Proses ini dilakukan guna memastikan keamanan dan keakuratan transaksi.
Sejumlah ASN berharap sistem layanan perbankan dapat segera kembali normal agar aktivitas transaksi berjalan lancar seperti biasa. Sementara itu, pihak terkait terus berupaya memulihkan sistem agar pelayanan kepada nasabah, khususnya pegawai di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh, dapat kembali optimal.(Tim)





