Ebrita.com – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya sebuah video berdurasi 13 menit 22 detik yang menyeret nama selebgram Izza. Video yang belakangan ramai disebut sebagai “video blunder” tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan memicu rasa penasaran publik.
Video itu mulai ramai dibicarakan setelah sejumlah akun di TikTok dan X (Twitter) mengunggah potongan narasi disertai klaim bahwa rekaman tersebut berkaitan dengan sosok selebgram yang dikenal aktif di media sosial. Tak butuh waktu lama, kata kunci nama Izza langsung masuk dalam daftar pencarian populer.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Izza maupun manajemen yang membenarkan atau membantah keterkaitan dirinya dengan video yang dimaksud. Kondisi ini membuat spekulasi berkembang liar di kalangan warganet.
Sejumlah netizen menduga video tersebut mengandung konten sensitif, namun sebagian lainnya menilai isu ini hanya dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan, seperti meningkatkan trafik akun hingga menyebarkan tautan berbahaya.
Fenomena “link video viral” sendiri kerap disalahgunakan sebagai modus penipuan digital. Banyak tautan yang beredar justru mengarah ke situs mencurigakan, iklan berlebihan, hingga potensi pencurian data pribadi pengguna.
Pengamat media digital mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergoda dengan tautan yang mengatasnamakan video viral, apalagi yang belum jelas kebenarannya. Selain berisiko hukum, penyebaran konten yang belum terverifikasi juga dapat merugikan pihak tertentu.
Kasus viral yang menyeret nama selebgram Izza ini kembali menjadi pengingat bahwa literasi digital dan kehati-hatian sangat penting di tengah derasnya arus informasi di media sosial. Publik diimbau menunggu klarifikasi resmi dan tidak ikut menyebarkan isu yang belum tentu benar.(tim)





