EBRITA.COM – Belakangan ini media sosial kembali diramaikan oleh maraknya link yang mengklaim menyediakan video “ehem” di aplikasi Telegram. Fenomena ini menarik perhatian publik karena tautan semacam itu sering kali dibagikan secara masif, terutama di grup-grup anonim dan kanal publik.
Meski terlihat menggiurkan bagi sebagian pengguna, para ahli keamanan digital justru memberikan peringatan keras. Banyak dari link yang beredar bukan hanya menyebarkan konten tidak pantas, tetapi juga berpotensi memuat malware, scam, hingga pencurian data pribadi.
“Modusnya sederhana: pengguna diberi tautan dan diarahkan ke channel Telegram tertentu. Setelah masuk, mereka diminta bergabung ke grup tambahan, klik link eksternal, atau mengunduh file. Di situlah risiko terbesar terjadi,” ujar analis keamanan siber, Minggu (…).
Selain itu, penyebaran konten dewasa melalui platform digital juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, mengingat regulasi di Indonesia melarang distribusi dan konsumsi konten semacam itu yang bersifat ilegal atau melanggar etika digital.
Tips Agar Terhindar dari Penipuan Link Telegram
- Hindari membuka link dari sumber tidak dikenal
- Jangan mengunduh file atau APK dari channel ilegal
- Aktifkan fitur keamanan dua langkah di Telegram
- Laporkan channel mencurigakan jika ditemukan
- Utamakan konsumsi konten digital yang aman dan legal
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tautan yang menjanjikan hal-hal sensasional, karena sebagian besar hanya memanfaatkan rasa penasaran pengguna untuk tujuan penipuan.(Tim)





