ebrita.com
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Healt

Tidur Kurang dari 6 Jam? Ini Dampaknya pada Otak dan Emosi

27/10/2025
in Healt
1 min read
Tidur Kurang dari 6 Jam? Ini Dampaknya pada Otak dan Emosi
99
DIBAGIKAN
137
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Manfaat Daun Sirih, Ternyata Luar Biasa

Bahaya Menahan Buang Air Kecil Terlalu Lama: Dokter Ungkap Risikonya

Ebrita.com – Tidur merupakan kebutuhan dasar tubuh yang tak bisa digantikan. Namun, di tengah padatnya aktivitas dan gaya hidup modern, banyak orang menganggap remeh waktu tidur. Padahal, menurut sejumlah penelitian, tidur kurang dari enam jam per malam dapat berdampak serius pada kesehatan otak dan kestabilan emosi.

Ahli saraf dari Universitas Harvard, Dr. Matthew Walker, menjelaskan bahwa saat seseorang tidur, otak melakukan proses penting seperti konsolidasi memori dan pembuangan racun sisa metabolisme. Jika waktu tidur berkurang, proses ini terganggu.

“Tidur yang cukup membantu otak ‘merapikan’ ingatan dan memperkuat koneksi saraf. Ketika seseorang hanya tidur empat atau lima jam, kemampuan kognitifnya menurun hingga 40 persen,” jelas Dr. Walker, dikutip dari Sleep Journal.

Akibatnya, seseorang jadi sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan kemampuan mengambil keputusan menurun. Dalam jangka panjang, kurang tidur bahkan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer.

Selain memengaruhi fungsi otak, kurang tidur juga berdampak pada keseimbangan emosi. Penelitian dari University of California menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam cenderung lebih reaktif secara emosional.

Ketika otak kekurangan istirahat, bagian amigdala—pusat emosi dalam otak—menjadi lebih aktif, sementara bagian prefrontal cortex yang berfungsi mengontrol emosi justru melemah. Hal ini membuat seseorang lebih mudah tersinggung, cemas, bahkan depresi.

“Tidur ibarat tombol reset alami bagi otak dan perasaan. Tanpanya, emosi kita bisa menjadi tidak terkendali,” ungkap Dr. Eti Ben Simon, peneliti utama dalam studi tersebut.

Para ahli menyarankan orang dewasa tidur antara 7–9 jam setiap malam. Namun, bukan hanya durasi yang penting, kualitas tidur juga harus dijaga. Hindari penggunaan ponsel satu jam sebelum tidur, batasi konsumsi kafein di sore hari, dan ciptakan lingkungan kamar yang tenang dan gelap.

“Tidur bukan tanda kemalasan, melainkan investasi untuk kesehatan jangka panjang,” tutup Dr. Walker. (Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: KesehatanKesehatan mentalPola Tidurtidur 6 jam

TerkaitBerita

Anti Lemas Saat Tarawih, Ini Menu Buka Puasa Sehat yang Dianjurkan

Anti Lemas Saat Tarawih, Ini Menu Buka Puasa Sehat yang Dianjurkan

24/02/2026
209
Bahaya Menahan Buang Air Kecil Terlalu Lama: Dokter Ungkap Risikonya

Bahaya Menahan Buang Air Kecil Terlalu Lama: Dokter Ungkap Risikonya

06/11/2025
134
Ide Sarapan Sehat Tanpa Karbo, Cocok untuk Diet dan Gaya Hidup Seimbang

Ide Sarapan Sehat Tanpa Karbo, Cocok untuk Diet dan Gaya Hidup Seimbang

02/11/2025
183
Tips Menjaga Kesehatan Kulit Saat Cuaca Panas, Wajib Diketahui!

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Saat Cuaca Panas, Wajib Diketahui!

01/11/2025
138

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan