ebrita.com
Rabu, 22 Juli 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah Sungai Penuh

10 Tahun Hanya Janji, Ancaman Longsor Mengintai Rumah Warga

18/10/2025
in Sungai Penuh
2 min read
10 Tahun Hanya Janji, Ancaman Longsor Mengintai Rumah Warga

Kolase foto Permukiman Warga yang Terancam Longsor dan Kades Koto Baru, Jon Afrizal.

121
DIBAGIKAN
123
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh, Hj. Hesti Haris Tegaskan Sholawat Jadi Amal Nyata

Anggota DPRD Sungai Penuh Divonis Bersalah dalam Kasus Bollard, Didenda Rp30 Juta dan Wajib Pasang Kembali

SUNGAI PENUH — Harapan warga Desa Koto Baru, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, untuk memiliki tembok penahan tebing di bantaran Sungai Batang Sangkir masih menjadi mimpi panjang. Selama satu dekade terakhir, janji pembangunan infrastruktur vital itu tak kunjung terealisasi, meski ancaman longsor semakin nyata.

Kepala Desa Koto Baru, Jon Afrizal, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan tembok penahan sudah berulang kali disampaikan melalui berbagai jalur resmi, mulai dari Musrenbang Desa hingga Musrenbang Kecamatan. Namun, meski masuk dalam pembahasan bersama dinas teknis dan anggota DPRD Dapil 3, hasilnya tetap nihil.

“Sudah sepuluh tahun kita perjuangkan. Semua dokumen dan usulan lengkap, tapi sampai sekarang belum juga ada realisasi,” kata Jhon kepada media, Jumat (17/10/2025).

Menurutnya, kondisi di lapangan kini semakin mengkhawatirkan. Erosi yang terus menggerus tebing sungai telah mendekati area pemukiman warga dan bahkan mengancam kantor desa.

“Kalau dibiarkan seperti ini, bukan hanya rumah warga yang bisa amblas, tapi juga kantor desa,” ujarnya.

Pemerintah desa sempat melakukan langkah darurat dengan memanfaatkan dana desa, namun terbentur keterbatasan anggaran. Upaya penimbunan dan pemasangan bronjong seadanya belum mampu menahan derasnya arus sungai saat musim hujan.

“Kami sudah berbuat sebisanya. Tapi skala kerusakan ini terlalu besar untuk ditangani sendiri. Kami butuh intervensi serius dari pemerintah kota maupun provinsi,” tegas Jhon.

Ia menambahkan, pembangunan tembok penahan bukan hanya soal infrastruktur, melainkan soal keselamatan warga dan keberlangsungan layanan publik.

“Keselamatan warga harus jadi prioritas utama. Jangan tunggu bencana dulu baru bergerak,” imbuhnya.

Warga Koto Baru mengaku setiap kali hujan deras turun, rasa cemas selalu menghantui. Arus sungai yang meluap sering menyebabkan longsor kecil di beberapa titik tebing.

“Kami takut setiap malam hujan. Suaranya deras sekali, tanah di belakang rumah mulai retak,” ungkap seorang warga, Siti Aisyah (48).

Masyarakat berharap agar proyek tembok penahan Sungai Batang Sangkir bisa menjadi prioritas pembangunan tahun 2026 oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh.

“Sudah terlalu lama kami menunggu. Jangan sampai perjuangan kami selama sepuluh tahun ini sia-sia,” tutup Siti. (*/Hzq)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Batang SangkirBerita Sungai PenuhHeadlineInfrastruktur DesaKoto BaruPembangunan TertundaSungai PenuhTanah KampungTebing LongsorTembok Penahan

TerkaitBerita

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

24/06/2026
264
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh, Hj. Hesti Haris Tegaskan Sholawat Jadi Amal Nyata

24/06/2026
278
313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

13/06/2026
1.5k
Anggota DPRD Sungai Penuh Divonis Bersalah dalam Kasus Bollard, Didenda Rp30 Juta dan Wajib Pasang Kembali

Anggota DPRD Sungai Penuh Divonis Bersalah dalam Kasus Bollard, Didenda Rp30 Juta dan Wajib Pasang Kembali

09/06/2026
212

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan