ebrita.com
Jumat, 24 Juli 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Guru Olahraga di Aniaya Murid Pakai Batu, Siswa 10 Tahun Tewas — Polisi: Motifnya karena Absen Sekolah

15/10/2025
in Daerah
2 min read
Guru Olahraga di Aniaya Murid Pakai Batu, Siswa 10 Tahun Tewas — Polisi: Motifnya karena Absen Sekolah
154
DIBAGIKAN
192
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Sosok Mirip Guru Terciduk di Grup WA Dewasa, Warganet Murka

Heboh Siswi SD di Palembang Alami Mata Lebam, Dokter Ungkap Temuan Mengejutkan

Ebrita.com — Dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur kembali tercoreng oleh tindakan keji yang dilakukan seorang tenaga pendidik. Seorang guru olahraga Sekolah Dasar (SD) berinisial YN (51), warga Kecamatan Santian, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan siswanya sendiri, RT (10).

Kasus tragis ini bermula dari hal sepele: ketidakhadiran siswa dalam kegiatan sekolah. Namun, kemarahan YN justru berujung pada aksi kekerasan brutal yang menelan korban jiwa.

Aksi Kekerasan dengan Batu di Halaman Sekolah

Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen mengonfirmasi penangkapan dan penetapan status tersangka terhadap YN.

“YN sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Polres TTS,” ungkapnya, Senin (13/10/2025).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 26 September 2025 sekitar pukul 12.00 WITA di halaman sekolah. Saat mengumpulkan sepuluh siswa yang tidak hadir dalam gladi upacara, YN diduga melampiaskan amarahnya dan mengambil batu sebagai alat hukuman.

“Tersangka memukul kepala korban sebanyak empat kali menggunakan batu,” jelas AKBP Hendra.

Tak hanya RT, sejumlah siswa lain yang juga absen dilaporkan turut mengalami kekerasan fisik dari guru tersebut.

Korban Sakit dan Tewas di Pangkuan Keluarga

Sehari setelah insiden, RT mulai mengeluh sakit kepala dan demam tinggi. Kepada bibinya, korban mengaku dipukul dengan batu oleh gurunya.
Kondisi RT semakin memburuk hingga Kamis (2/10/2025). Ia mengalami panas tinggi dan mulai berbicara tidak karuan. Upaya keluarga untuk merawat di rumah tak berhasil menyelamatkannya.

“Suhu tubuh korban semakin panas tinggi hingga korban berbicara sendiri seperti orang tidak waras,” ujar Kapolres.

RT akhirnya meninggal dunia pada Kamis sore pukul 18.00 WITA, di pangkuan kerabatnya. Jenazahnya dimakamkan pada Minggu, 5 Oktober 2025.

Guru Ditahan, Polisi Pastikan Proses Hukum Berlanjut

Keluarga korban yang tidak terima segera melapor ke pihak kepolisian pada 9 Oktober 2025. Setelah memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti, YN resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Polisi menegaskan, tindakan kekerasan tersebut melanggar batas kewajaran pendisiplinan di sekolah.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi dunia pendidikan bahwa sanksi terhadap siswa harus bersifat mendidik, bukan melukai apalagi merenggut nyawa.

Kini, YN akan diproses sesuai hukum atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian sebagaimana diatur dalam Pasal 351 ayat (3) KUHP.(tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Aniaya MuridGuruPakai BatuTragis

TerkaitBerita

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

24/06/2026
264
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh, Hj. Hesti Haris Tegaskan Sholawat Jadi Amal Nyata

24/06/2026
278
Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

Serah Terima Lahan, Proyek Besar RSUD Kerinci Resmi Bergulir

21/06/2026
214
313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

313 Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci Resmi Diwisuda

13/06/2026
1.5k

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan