ebrita.com
Jumat, 5 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Nasional

427 Ribu Ton Gula BUMN Tak Laku, Menumpuk di Gudang – Krisis Distribusi atau Permintaan Rendah.

30/09/2025
in Nasional
2 min read
427 Ribu Ton Gula BUMN Tak Laku, Menumpuk di Gudang – Krisis Distribusi atau Permintaan Rendah.
11
DIBAGIKAN
138
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Revisi UU BUMN: Menteri & Wamen Dilarang Rangkap Jabatan Eselon, Pejabat Daerah Masih Aman

5 Lowongan Kerja BUMN Dibuka hingga Akhir Agustus

eBrita.com – Setidaknya 427.000 ton gula hasil produksi BUMN kini dilaporkan belum terjual dan masih menumpuk di gudang. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan kegagalan distribusi, kelebihan stok, dan implikasi finansial terhadap perusahaan negara yang terlibat. Lantas, apa penyebabnya dan bagaimana dampaknya bagi pasar gula nasional?

Fakta & Konteks

Produksi gula nasional yang dilakukan BUMN masih beroperasi, tetapi penyerapan pasar tidak sesuai ekspektasi, sehingga terjadi kelebihan stok. Beberapa sumber menyebut bahwa tingginya harga jual dan logistik menjadi kendala utama dalam pemasaran gula ke konsumen akhir. Pasokan impor dan gula non-PT juga turut menambah persaingan di pasar gula domestik.

Penyebab Utama

  1. Harga Tinggi & Daya Beli Rendah
    Harga gula dari pabrikan cenderung lebih tinggi dibanding distributor lainnya atau gula impor ilegal. Konsumen, terutama skala kecil, memilih alternatif lebih murah.
  2. Masalah Distribusi & Logistik
    Jaringan distribusi yang belum merata ke daerah terpencil, ongkos angkut tinggi, dan hambatan infrastruktur menyebabkan gula produksi BUMN kesulitan menjangkau pasar.
  3. Overproduksi & Kurangnya Penyesuaian Produksi
    Produksi yang tidak disesuaikan dengan permintaan pasar menyebabkan stok menumpuk. Kurangnya manajemen stok juga menyulitkan penyesuaian cepat.
  4. Persaingan Pasar & Regulasi
    Gula impor atau gula non-PT yang masuk ke pasar seringkali memiliki harga lebih rendah atau strategi pemasaran agresif. Regulasi proteksi belum cukup melindungi produk dalam negeri.

Konsekuensi & Tantangan

  1. Kerugian Finansial
    Biaya penyimpanan dan pemeliharaan stok gula plus depresiasi kualitas bisa merugikan keuangan BUMN terkait.
  2. Risiko Penyalahgunaan & Pemborosan
    Gula yang lama disimpan bisa rusak atau berkurang mutu. Jika tidak dijual atau didistribusikan tepat, ini bisa menjadi pemborosan besar.
  3. Dampak pada Petani Tebu
    Jika gula tak terserap pasar, harga tebu bisa menurun petani menjadi korban.
  4. Tekanan pada Kebijakan & Regulasi
    Pemerintah, terutama Kementerian Perdagangan dan Industri, harus mengevaluasi kebijakan dan regulasi impor, proteksi pasar, serta insentif untuk penyerapan produk lokal.

Kondisi gula BUMN yang menumpuk hingga 427 ribu ton menunjukkan bahwa masalah harga, distribusi, dan regulasi masih menjadi hambatan serius. Jika tidak segera ditangani, bukan hanya BUMN yang dirugikan, tetapi juga petani tebu dan keseimbangan pasar gula nasional.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: BUMNhasil produksi gulakegagalan distribusi

TerkaitBerita

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

07/04/2026
215
Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

27/02/2026
207
Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24/02/2026
225
Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

23/02/2026
218

KOLOM

Pemprov Jambi Tegaskan Lahan di Tanjabtim Sah Milik Negara, Didukung Sertifikat HPL

Pemprov Jambi Tegaskan Lahan di Tanjabtim Sah Milik Negara, Didukung Sertifikat HPL

5 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan