JAKARTA – Selebgram dan beauty influencer ternama, Tasya Farasya, resmi menghadiri sidang perdana gugatan cerainya terhadap sang suami, Ahmad Assegaf, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (24/9). Sidang perdana tersebut beragendakan mediasi, yang turut dihadiri keduanya beserta kuasa hukum masing-masing.
Tasya Farasya datang dengan penuh percaya diri mengenakan setelan kuning elegan yang senada dengan kebaya pernikahannya tahun 2018, serta membawa tas Hermes Himalaya senilai lebih dari Rp3 miliar. Kehadirannya langsung menjadi sorotan publik dan media.
Kuasa hukum Tasya, Sangun Ragahdo, mengungkapkan bahwa kliennya dan Ahmad telah bercerai secara agama sejak 10 September 2025, atau dua hari sebelum gugatan resmi diajukan.
“Secara agama, Bu Tasya sudah bukan istrinya. Bahkan sebelum gugatan diajukan, keduanya sudah pisah rumah dan tidak tinggal serumah lagi,” kata Sangun usai sidang.
Sangun menegaskan, alasan perceraian bukan hanya soal nafkah, tetapi lebih pada masalah kepercayaan yang sudah hilang di antara keduanya. Selama pernikahan, Tasya juga mengaku tidak mendapatkan nafkah lahir dan batin yang layak.
“Bukan soal tidak dinafkahi, tapi titik beratnya adalah masalah kepercayaan,” tegas Sangun.
Dalam gugatan cerainya, Tasya mengajukan nafkah sebesar Rp100 kepada Ahmad. Permintaan simbolis itu disebut sebagai bentuk tanggung jawab mantan suami terhadap anak-anak mereka.
“Selama ini Ibu Tasya merasa tidak mendapat nafkah sama sekali. Jadi kami ajukan Rp100 sebagai simbol tanggung jawab ayah kepada anak-anaknya,” jelasnya.
Tak hanya perceraian, persoalan hukum lain juga membayangi rumah tangga keduanya. Ahmad Assegaf, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) di perusahaan milik Tasya, diduga menggelapkan dana perusahaan.
“Terkait dugaan penggelapan dana sudah kami laporkan dan saat ini kami tengah menyiapkan bukti-bukti untuk langkah hukum ke kepolisian,” ungkap Sangun.
Dalam mediasi, kedua pihak telah menyepakati hak asuh anak jatuh ke tangan Tasya. Gugatan perceraian tidak mencakup pembagian harta gana-gini dan hanya berfokus pada perceraian serta pengakuan hak asuh anak.
“Hak asuh anak sudah disepakati jatuh kepada klien kami, Ibu Tasya. Jadi hal itu tidak akan menjadi masalah ke depannya,” ujar Sangun.
Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf menikah pada Februari 2018 dalam perayaan mewah selama tujuh hari tujuh malam. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua anak.
Namun, rumah tangga yang tampak harmonis itu kini berada di ujung tanduk. Isu perceraian mulai ramai diperbincangkan publik setelah salah satu akun membocorkan kabar gugatan cerai Tasya di media sosial. (*)







