eBrita.com – Kebiasaan minum teh setelah makan sudah menjadi tradisi turun-temurun di banyak daerah, termasuk di Indonesia. Teh dianggap sebagai pelengkap makan yang menyegarkan sekaligus menenangkan. Namun, pakar kesehatan mengingatkan, meski nikmat, kebiasaan ini ternyata bisa membawa risiko jika dilakukan dengan cara yang salah.
Manfaat Minum Teh
Teh dikenal kaya akan antioksidan, terutama katekin dan polifenol, yang berfungsi melawan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, teh juga diyakini dapat membantu melancarkan pencernaan, menurunkan stres, hingga menjaga kesehatan jantung. Tidak heran jika banyak orang menjadikannya minuman rutin setelah mengonsumsi makanan berat.
Risiko Jika Langsung Setelah Makan
Meski menyehatkan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minum teh tepat setelah makan justru dapat menimbulkan masalah, terutama terkait penyerapan zat gizi.
1.Mengganggu penyerapan zat besi
Kandungan tanin dalam teh bisa mengikat zat besi non-heme dari sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Akibatnya, tubuh lebih sulit menyerap zat besi yang penting untuk mencegah anemia.
2. Mengiritasi lambung
Teh mengandung kafein dan asam alami yang bisa merangsang produksi asam lambung berlebih. Bagi orang dengan lambung sensitif, ini dapat memicu mulas, kembung, atau rasa tidak nyaman.
3. Mengganggu proses pencernaan
Minum teh panas segera setelah makan bisa memengaruhi kerja enzim pencernaan, sehingga makanan tidak tercerna optimal.
Kapan Waktu yang Tepat
Para ahli merekomendasikan agar konsumsi teh dilakukan dengan jeda waktu tertentu setelah makan, yakni sekitar 15–30 menit. Dengan cara ini, nutrisi dari makanan dapat diserap lebih baik, sementara manfaat teh tetap bisa dirasakan. Selain itu, memilih teh herbal atau teh rendah tanin bisa menjadi alternatif lebih aman.
Minum teh setelah makan memang terasa nikmat, tetapi harus dilakukan dengan bijak. Menunda beberapa saat sebelum menikmatinya dapat mencegah gangguan penyerapan zat gizi sekaligus menjaga kesehatan lambung. Dengan demikian, masyarakat tetap bisa melestarikan kebiasaan minum teh sambil memastikan manfaat sehatnya tetap optimal. (Tim)





