EBRITA.COM – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, mendapat perhatian serius dari Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Menaker menegaskan, pihaknya sejak awal sudah menandatangani pakta integritas yang menjadi komitmen bersama untuk menolak segala bentuk korupsi. Menurutnya, setiap pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) harus siap dicopot dari jabatan jika terbukti melakukan praktik koruptif.
“Sejalan dengan arahan Presiden, tidak ada toleransi untuk perilaku korupsi. Semua pejabat dan pegawai yang melanggar siap dicopot,” tegas Yassierli.
Ia juga menyebut, hingga kini sudah hampir seribu perusahaan jasa K3 yang ikut menandatangani pakta integritas, sebagai upaya pencegahan praktik suap, pemerasan, maupun gratifikasi dalam proses sertifikasi keselamatan kerja.
Meski mengaku kasus Noel merupakan “pukulan berat” bagi kementeriannya, Yassierli memastikan langkah pembenahan akan terus dijalankan. Masyarakat juga diminta aktif melapor jika menemukan dugaan penyimpangan di lingkungan Kemnaker.
Dengan komitmen ini, Menaker berharap budaya kerja bersih dan profesional benar-benar bisa ditegakkan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.(Tim)





