ebrita.com
Jumat, 5 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah Kerinci

Dirgahayu atau Dirgalayu Indonesia?

17/08/2025
in Kerinci
2 min read
Dirgahayu atau Dirgalayu Indonesia?

Pebi Julianto, Dosen IAIN Kerinci.

122
DIBAGIKAN
275
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Kodim 0417/Kerinci Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Berbagai Permainan Rakyat

Kemenag Kerinci Gelar Lomba Semarak HUT RI ke-80, Penuh Kekompakan dan Kebersamaan

Oleh : Pebi Julianto
(Dosen IAIN Kerinci)

SETIAP tahun kita lantang berteriak Dirgahayu Indonesia. Namun, apakah layak kata itu kita ucapkan jika rakyat yang hidup di bawah bayang-bayang pembangunan justru semakin merasakan derita? Di Kerinci, di mana PLTA berdiri megah, rakyat kecil justru menanggung beban. Pertanyaan pun menggema, benarkah kita sedang menuju dirgahayu atau justru terseret perlahan ke jurang dirgalayu?

PLTA Kerinci dibanggakan sebagai simbol kemajuan energi hijau. Tapi rakyat bertanya dengan getir, mengapa listrik yang lahir dari tanah sendiri tidak bisa dinikmati secara murah, bahkan seharusnya gratis? Apakah keadilan hanya berlaku di buku teks, sementara kenyataan di lapangan rakyat dibiarkan dengan beban tagihan listrik yang kian mencekik?

Dampak sosial dari ketidakadilan ini begitu terasa. Tokoh masyarakat diadu domba, seharusnya menikmati manfaat langsung justru merasakan sebaliknya. Biaya listrik menambah beban hidup, Lalu untuk siapa PLTA ini dibangun, jika bukan untuk rakyat yang merelakan tanah dan lingkungannya?

Bupati Kerinci tidak boleh tinggal diam. Mereka adalah pemimpin yang dipilih rakyat untuk memperjuangkan suara rakyat. Jika listrik gratis dari PLTA Kerinci bisa diwujudkan, maka sejarah akan mencatat bahwa pemerintah daerah benar-benar berpihak pada rakyatnya.

Tetapi jika hanya menjadi penonton, maka kekecewaan rakyat akan menjadi luka yang dalam.
Banyak dampak yang ditimbulkan dari ketidakpekaan pemerintah, Danpak sosial, ketidakpercayaan terhadap pemimpin, bahkan hilangnya semangat gotong royong yang selama ini menjadi ruh masyarakat Kerinci. Energi yang seharusnya menyalakan harapan, malah memadamkan rasa percaya rakyat kepada negara.

Listrik gratis bukanlah tuntutan berlebihan, melainkan bentuk keadilan sosial. Rakyat Kerinci telah memberikan air, tanah, dan ruang hidupnya demi PLTA. Kini saatnya negara mengembalikan hak itu dengan memberi terang tanpa beban. Inilah wujud nyata kemerdekaan yang seharusnya dirasakan rakyat, bukan hanya simbol perayaan.

Apakah pemerintah rela melihat rakyatnya menjadi korban pembangunan di tanah sendiri? Apakah Bupati Kerinci hanya akan diam ketika jeritan rakyat kian lantang? Jangan sampai sejarah mencatat bahwa pemimpin kita lebih sibuk menjaga kursi daripada menjaga rakyat.

Dirgahayu Indonesia hanya akan bermakna jika rakyat Kerinci benar-benar merdeka dari beban listrik. Jika tidak, maka kata itu hanyalah topeng, sementara kenyataan yang kita hadapi adalah dirgalayu, layu, pudar, dan sirna dari janji kemerdekaan.

Pilihan ada di tangan pemerintah, berpihak pada rakyat, atau membiarkan rakyat kehilangan harapan.

Print Friendly, PDF & Email
Topik: Dosen IAIN KerinciHUT RI ke-80Pebi Julianto

TerkaitBerita

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

02/06/2026
219
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, Aplikasi SIMPERS Permudah Layanan Kerjasama Media

18/05/2026
218
Terobosan Kominfo Kerinci 2026:Layanan Kerja Sama Media Online Dipermudah, Standar Publikasi Naik Dua Kali Lipat

Terobosan Kominfo Kerinci 2026:Layanan Kerja Sama Media Online Dipermudah, Standar Publikasi Naik Dua Kali Lipat

18/05/2026
205
Monadi Gandeng Bulog, Pemkab Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan dan Jamin Serapan Hasil Petani

Monadi Gandeng Bulog, Pemkab Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan dan Jamin Serapan Hasil Petani

28/04/2026
210

KOLOM

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

2 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan