Eberita.com – Kerinci, Suasana tenang di kawasan wisata Pemandian Air Panas Sungai Medang, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, mendadak gempar pada Senin pagi (21/7/2025). Seorang pria lanjut usia berusia 70 tahun ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di salah satu kamar mandi umum pemandian tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Eberita.com, korban diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00 WIB dengan niat mandi di pemandian air panas yang cukup dikenal warga lokal maupun wisatawan. Korban berpamitan seperti biasa kepada sang istri sebelum berangkat.
Namun, tak berselang lama setelah tiba di lokasi, sejumlah pengunjung dibuat geger oleh penemuan sosok tubuh pria yang sudah terbujur kaku di dalam salah satu kamar mandi. Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, dan setelah diperiksa, dinyatakan telah meninggal dunia di tempat.
Melihat situasi tersebut, warga segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Air Hangat Timur bersama warga bergerak cepat melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Kasi Humas Polsek Air Hangat Timur, IPDA Sitinjau, dalam keterangan persnya kepada Eberita.com, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, saat ini jenazah korban sedang dilakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti kematian,” ujarnya singkat.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Sungai Medang, Pahrizal, yang turut membenarkan kejadian nahas tersebut. “Kami menerima laporan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di lokasi pemandian. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak medis,” jelasnya.
Tragedi ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Pemandian Air Panas Sungai Medang. Sebelumnya, dalam beberapa bulan terakhir, seorang lansia perempuan juga ditemukan meninggal dunia di lokasi yang sama setelah mandi di kolam air panas.
Kejadian berulang ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, khususnya kalangan usia lanjut yang rutin mengunjungi pemandian tersebut untuk terapi dan relaksasi. Meski air panas dipercaya bermanfaat untuk kesehatan, kondisi tubuh yang tidak fit bisa memicu reaksi yang fatal, terutama bagi penderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau gangguan pernapasan.
Pihak kepolisian dan pemerintah desa mengimbau masyarakat, khususnya lansia, agar lebih memperhatikan kondisi fisik sebelum memutuskan berendam di air panas. Warga juga disarankan untuk tidak datang sendiri dan senantiasa didampingi anggota keluarga saat berkunjung ke lokasi.
Sementara itu, pengelola Pemandian Air Panas Sungai Medang diminta untuk meningkatkan pengawasan serta memperbaiki sistem keamanan dan tanggap darurat di lokasi wisata.
Eberita.com akan terus memantau perkembangan pemeriksaan medis terhadap jenazah dan menyampaikan informasi terkini begitu hasil resmi diumumkan oleh pihak rumah sakit. (glg)






