ebrita.com
Minggu, 6 September 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Kabupaten Baru di Jambi? Ini Faktanya!

24/06/2025
in Daerah, Jambi, Nasional, Pemerintahan
2 min read
Kabupaten Baru di Jambi? Ini Faktanya!
119
DIBAGIKAN
287
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

eBrita.com – Isu pemekaran wilayah kembali mencuat di Provinsi Jambi. Kali ini, aspirasi mengarah pada pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir sebagai daerah otonom baru (DOB) yang dinilai krusial demi pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Gagasan ini muncul dari kebutuhan nyata masyarakat di wilayah Kerinci bagian hilir, khususnya yang berada jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kerinci saat ini. Kondisi geografis yang didominasi oleh pegunungan dan lembah kerap menjadi tantangan tersendiri dalam hal aksesibilitas dan distribusi layanan pemerintah.

Dorongan pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir berasal dari aspirasi masyarakat akar rumput. Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi lokal telah melakukan kajian dan konsolidasi untuk memperjuangkan wacana ini secara formal sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pendekatan bottom-up menjadi prinsip utama dalam proses ini. Mulai dari dusun, desa, kecamatan, hingga tingkat provinsi, suara masyarakat terus dikumpulkan dan dirumuskan dalam bentuk dukungan legal dan akademis.

Topografi wilayah Kabupaten Kerinci yang luas dan menantang membuat sebagian besar kawasan, terutama di bagian hilir seperti Tanah Cogok dan sekitarnya, sulit dijangkau. Akibatnya, pelayanan publik tidak merata dan pembangunan infrastruktur berjalan lambat.

Pemekaran wilayah dinilai sebagai solusi untuk mendekatkan pelayanan, mengakselerasi pembangunan, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

Calon Kabupaten Kerinci Hilir menyimpan potensi besar di berbagai sektor, terutama:

Pertanian: kawasan subur yang cocok untuk tanaman pangan dan hortikultura.

Pariwisata alam: danau, hutan, serta kawasan pegunungan dengan nilai ekowisata tinggi.

Sumber daya air: menjadi kekuatan strategis untuk pengembangan energi dan irigasi.

Sayangnya, potensi tersebut belum tergarap maksimal akibat keterbatasan infrastruktur dan tata kelola yang terpusat di wilayah hulu.

Proses pemekaran tidak hanya soal pembagian administratif. Tim pengusul bersama para ahli telah menyusun berbagai kajian, antara lain:

Kelayakan wilayah (jumlah penduduk, luas, dan konektivitas)

Kapasitas fiskal calon daerah baru

Kesiapan sumber daya aparatur

Batas wilayah dan ibu kota kabupaten

Dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat

Seluruh hasil kajian ini akan menjadi dasar evaluasi pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan DPR RI.

Jika pemekaran disetujui dan Kabupaten Kerinci Hilir resmi terbentuk, wilayah cakupannya diperkirakan meliputi delapan kecamatan berikut:

Kecamatan Tanah Cogok

Kecamatan Danau Kerinci Barat

Kecamatan Bukit Kerman

Kecamatan Batang Merangin

Kecamatan Gunung Raya

Kecamatan Keliling Danau

Kecamatan Sitinjau Laut

Kecamatan Danau Kerinci

Meski dukungan masyarakat cukup kuat, pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir masih harus melewati proses panjang. Regulasi otonomi daerah mensyaratkan tahapan ketat mulai dari verifikasi di tingkat provinsi hingga persetujuan DPR RI.

Namun, langkah awal telah dilakukan. Dukungan masyarakat terus bergulir, kajian terus diperbarui, dan komunikasi lintas pemangku kepentingan semakin intens.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: JambiKabupaten BaruKerinci HilirProvinsi JambiProvinsi Jambi Barat

TerkaitBerita

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

LSM GAN Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Perusakan Ruko di Muaro Jambi yang Mangkrak Lebih Setahun

27/08/2026
212
Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan

Gubernur Al Haris Turun ke Sarolangun, Pastikan Karhutla Ditangani, Minta Waterbombing untuk Pendinginan

25/08/2026
249
Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

Owner Kataliseum Seret Oknum Mahasiswa Unja Ke Ranah Pidana Atas Orkestrasi Teror dan Ancaman Keselamatan Nyawa

23/08/2026
364
Sambut Paskibraka Nasional, Gubernur Al Haris Harap Makin Banyak Anak Jambi Tampil di Tingkat Nasional

Sambut Paskibraka Nasional, Gubernur Al Haris Harap Makin Banyak Anak Jambi Tampil di Tingkat Nasional

22/08/2026
284

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan