ebrita.com
Rabu, 22 Juli 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Daerah

Kabupaten Baru di Jambi? Ini Faktanya!

24/06/2025
in Daerah, Jambi, Nasional, Pemerintahan
2 min read
Kabupaten Baru di Jambi? Ini Faktanya!
119
DIBAGIKAN
285
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Monadi Gandeng Bulog, Pemkab Kerinci Perkuat Ketahanan Pangan dan Jamin Serapan Hasil Petani

Pemkab Kerinci Tancap Gas Digitalisasi Desa dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

eBrita.com – Isu pemekaran wilayah kembali mencuat di Provinsi Jambi. Kali ini, aspirasi mengarah pada pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir sebagai daerah otonom baru (DOB) yang dinilai krusial demi pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Gagasan ini muncul dari kebutuhan nyata masyarakat di wilayah Kerinci bagian hilir, khususnya yang berada jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Kerinci saat ini. Kondisi geografis yang didominasi oleh pegunungan dan lembah kerap menjadi tantangan tersendiri dalam hal aksesibilitas dan distribusi layanan pemerintah.

Dorongan pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir berasal dari aspirasi masyarakat akar rumput. Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi lokal telah melakukan kajian dan konsolidasi untuk memperjuangkan wacana ini secara formal sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pendekatan bottom-up menjadi prinsip utama dalam proses ini. Mulai dari dusun, desa, kecamatan, hingga tingkat provinsi, suara masyarakat terus dikumpulkan dan dirumuskan dalam bentuk dukungan legal dan akademis.

Topografi wilayah Kabupaten Kerinci yang luas dan menantang membuat sebagian besar kawasan, terutama di bagian hilir seperti Tanah Cogok dan sekitarnya, sulit dijangkau. Akibatnya, pelayanan publik tidak merata dan pembangunan infrastruktur berjalan lambat.

Pemekaran wilayah dinilai sebagai solusi untuk mendekatkan pelayanan, mengakselerasi pembangunan, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

Calon Kabupaten Kerinci Hilir menyimpan potensi besar di berbagai sektor, terutama:

Pertanian: kawasan subur yang cocok untuk tanaman pangan dan hortikultura.

Pariwisata alam: danau, hutan, serta kawasan pegunungan dengan nilai ekowisata tinggi.

Sumber daya air: menjadi kekuatan strategis untuk pengembangan energi dan irigasi.

Sayangnya, potensi tersebut belum tergarap maksimal akibat keterbatasan infrastruktur dan tata kelola yang terpusat di wilayah hulu.

Proses pemekaran tidak hanya soal pembagian administratif. Tim pengusul bersama para ahli telah menyusun berbagai kajian, antara lain:

Kelayakan wilayah (jumlah penduduk, luas, dan konektivitas)

Kapasitas fiskal calon daerah baru

Kesiapan sumber daya aparatur

Batas wilayah dan ibu kota kabupaten

Dampak sosial-ekonomi terhadap masyarakat

Seluruh hasil kajian ini akan menjadi dasar evaluasi pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan DPR RI.

Jika pemekaran disetujui dan Kabupaten Kerinci Hilir resmi terbentuk, wilayah cakupannya diperkirakan meliputi delapan kecamatan berikut:

Kecamatan Tanah Cogok

Kecamatan Danau Kerinci Barat

Kecamatan Bukit Kerman

Kecamatan Batang Merangin

Kecamatan Gunung Raya

Kecamatan Keliling Danau

Kecamatan Sitinjau Laut

Kecamatan Danau Kerinci

Meski dukungan masyarakat cukup kuat, pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir masih harus melewati proses panjang. Regulasi otonomi daerah mensyaratkan tahapan ketat mulai dari verifikasi di tingkat provinsi hingga persetujuan DPR RI.

Namun, langkah awal telah dilakukan. Dukungan masyarakat terus bergulir, kajian terus diperbarui, dan komunikasi lintas pemangku kepentingan semakin intens.(Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Topik: JambiKabupaten BaruKerinci HilirProvinsi JambiProvinsi Jambi Barat

TerkaitBerita

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

Tinjau 10 Program Pokok PKK di Desa Pondok Agung, Hj. Hesti Haris Apresiasi Kreativitas Ibu-Ibu

24/06/2026
264
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Sungai Penuh, Hj. Hesti Haris Tegaskan Sholawat Jadi Amal Nyata

24/06/2026
278
Hj. Hesti Haris Resmikan Rumah Dilan TP PKK Kabupaten Kerinci dan Dukung UMKM di Taman Wisata Air Panas Semurup

Hj. Hesti Haris Resmikan Rumah Dilan TP PKK Kabupaten Kerinci dan Dukung UMKM di Taman Wisata Air Panas Semurup

23/06/2026
282
Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Kerinci, Hesti Haris: Jadikan Sholawat Energi Positif dalam Mendidik Generasi Berakhlak

Sosialisasikan Gerakan Jambi Bersholawat di Kerinci, Hesti Haris: Jadikan Sholawat Energi Positif dalam Mendidik Generasi Berakhlak

23/06/2026
252

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan