eBrita.com – Kabar segar datang dari tubuh BUMN energi nasional. PT Pertamina (Persero) resmi mengangkat Jaffee Arizon Suardin sebagai Direktur Logistik dan Infrastruktur yang baru.
Penunjukan ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024, Kamis (12/6/2025).
Pengangkatan Jaffee tertuang dalam dua surat penting: SK Menteri BUMN Nomor SK-149/MBU/06/2025 dan SK.011/DI-DAM/DO/2025, yang diterbitkan pada hari yang sama. Langkah ini menandai tonggak baru dalam karier profesional pria asal Palembang itu.
Siapa Jaffee Arizon Suardin?
Nama Jaffee bukanlah wajah baru di industri migas nasional maupun global. Lahir di Palembang pada 21 Desember 1977, Jaffee memiliki latar belakang pendidikan yang mengesankan.
Ia meraih gelar Sarjana Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dan melanjutkan pendidikan Master serta Doktor di bidang Chemical Engineering – Process Safety Engineering di Texas A&M University, Amerika Serikat.
Karier internasional Jaffee dimulai sebagai Technical HSSE Engineer dan Pipeline & Project Engineer di Shell International, Houston, Texas. Ia kemudian dipercaya menjadi VP Engineering di Petroneering LLC, sebuah perusahaan teknologi lepas pantai di AS.
Tahun 2016 menjadi titik balik saat Jaffee kembali ke tanah air sebagai Tenaga Ahli di Kementerian ESDM. Setahun kemudian, ia naik menjadi Deputi Perencanaan di SKK Migas, mengatur strategi besar dalam kegiatan hulu migas Indonesia.
Pemimpin di Aset Strategis Migas
Tahun 2021, Jaffee dipercaya memimpin PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), mengelola salah satu aset migas paling vital di Indonesia. Setelah sukses di sana, ia ditarik menjadi Direktur Utama PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) yang fokus pada ekspansi migas luar negeri.
Kini, dengan pengalamannya yang panjang dan matang, Jaffee dipercaya memimpin urusan logistik dan infrastruktur di tubuh induk Pertamina.
Arah Baru Pertamina
Penunjukan ini dinilai sebagai bagian dari strategi Pertamina untuk memperkuat rantai pasok dan infrastruktur energi, khususnya di tengah tantangan transisi energi dan meningkatnya kebutuhan efisiensi operasional.
Dengan kombinasi pengalaman global dan nasional, Jaffee diharapkan dapat membawa inovasi dan efisiensi dalam pengelolaan logistik dan infrastruktur energi yang makin kompleks.
Selamat datang di medan baru, Pak Jaffee. Tantangan besar menanti, namun pengalaman Anda sudah berbicara. (*)







