ebrita.com
Kamis, 4 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Jambi
    • Kerinci
    • Bungo
    • Muaro Jambi
    • Sungai Penuh
    • Tanjabar
    • Sarolangun
    • Merangin
    • Tanjabtim
    • Tebo
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Hukum
  • Nasional
  • Showbiz
  • Advetorial
  • Kolom
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
ebrita.com
Tidak Ada Hasil
Tampilkan Semua Hasil
Home Daerah Pilgub Politik Hukum Nasional Showbiz Advetorial Kolom
Home Nasional

“Mulutmu Harimaumu” Kini Jadi “Jarimu Harimaumu”, Bijaklah Sebelum Mengetik

14/06/2025
in Nasional, Sosbud
2 min read
“Mulutmu Harimaumu” Kini Jadi “Jarimu Harimaumu”, Bijaklah Sebelum Mengetik

Ilustrasi.

121
DIBAGIKAN
268
DILIHAT
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

BacaJuga

Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong

Wali Kota Alfin Lantik Lima Kades PAW Sungai Penuh

eBrita.com – Di era digital yang terus berkembang pesat, media sosial telah menjadi panggung utama bagi ekspresi diri. Namun seiring dengan kemudahan yang ditawarkan, muncul pula ancaman baru karena jari-jari yang tak terkendali.

Pepatah lama “Mulutmu harimaumu” kini telah bertransformasi menjadi “Jarimu harimaumu”, hal ini tentunya sebuah peringatan keras bahwa apa yang kita ketik bisa lebih tajam dari apa yang kita ucapkan.

Sejak pandemi memaksa banyak orang untuk tinggal di rumah, aktivitas digital meningkat tajam. Bekerja, belajar, hingga hiburan kini bergantung pada internet.

Sayangnya, tak sedikit yang menyalahgunakan ruang maya untuk menyebar ujaran kebencian, fitnah, atau komentar negatif tanpa berpikir panjang.

“Jari-jarimu bisa membawa masalah besar jika tak dipikirkan dulu,” kata psikolog Tika Bisono. Ia mengingatkan bahwa ucapan di dunia maya, apalagi yang viral, bisa berdampak luas bukan hanya ke diri sendiri tapi juga reputasi, pekerjaan, bahkan institusi yang kita wakili.

Faktanya, sudah banyak kasus di Indonesia di mana seseorang harus berurusan dengan hukum karena komentar atau unggahan sembrono di media sosial.

Kebebasan berekspresi memang dijamin, tetapi tetap ada batasannya. Menghina, menyebarkan hoaks, atau menyudutkan kelompok tertentu bisa berujung jeruji besi.

Agar tak tersandung masalah digital, ada satu kunci yang perlu diingat: MIKIR sebelum posting.

  • M – Menghargai: Jangan unggah konten yang menyinggung SARA atau individu tertentu. Kritik boleh, tapi sampaikan dengan sopan.
  • I – Inspiratif: Sebarkan hal yang bermanfaat, bukan sekadar luapan emosi atau drama tak bermutu.
  • K – Kredibel: Pastikan informasi yang dibagikan benar dan terverifikasi. Jangan jadi penyebar hoaks!
  • I – Imbang: Sajikan informasi apa adanya. Jangan dilebih-lebihkan atau disesatkan.
  • R – Rasional: Postinglah sesuatu yang bermakna dan logis agar bisa mendidik dan memberi nilai tambah bagi orang lain.

Media sosial bukan tempat pelampiasan kemarahan atau alat untuk menjatuhkan orang. Ia adalah ruang terbuka yang punya konsekuensi nyata. Sekali salah langkah, jari Anda bisa berubah menjadi harimau ganas yang menyerang balik bukan hanya reputasi, tapi juga kebebasan Anda.

Maka dari itu, sebelum jari Anda menari di atas keyboard, tanyakan pada diri sendiri: “Apakah ini pantas dibagikan?” Karena di zaman sekarang, bukan hanya mulut yang harus dijaga, tapi juga jarimu.

Ingat, Jarimu Adalah Harimaumu.

Print Friendly, PDF & Email
Sumber: Kumparan.com
Topik: Bijak Bermedia SosialHeadlineJarimu Adalah HarimaumuMedsosMulutmu Harimaumu

TerkaitBerita

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

Lonjakan Pembuat Konten di Era Digital: Transformasi Profesi Milenial dan Gen Z 2026 di Indonesia

07/04/2026
215
Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

Dana PIP Harus Diterima Utuh oleh Siswa, Kemendikdasmen Tegaskan Pemotong Akan Dipidana

27/02/2026
207
Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

24/02/2026
225
Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

23/02/2026
218

KOLOM

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

Tender RSUD Kerinci Bernilai Rp137,5 Miliar Tuntas, Mimpi Besar Layanan Kesehatan Segera Terwujud

2 Juni 2026

KANAL

  • Advetorial
  • Bisnis
  • Bungo
  • Daerah
  • Entertaiment
  • Healt
  • Hukrim
  • Hukum
  • Jambi
  • Kerinci
  • Kolom
  • Kota Jambi
  • Life Style
  • Merangin
  • Muaro Jambi
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sarolangun
  • Showbiz
  • Sosbud
  • Sport
  • Sungai Penuh
  • Tanjabar
  • Tanjabtim
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tebo
  • Uncategorized

MENU

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan
  • Privacy & Policy
ebrita.com

PT. Ebrita Jambi Media

Redaksi : Jalan Depati Parbo, Koto Lebu, Kec. Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Copyright © 2020 EBRITA.COM - Member of IWO | Dev by YD4AFG

  • Home
  • Redaksi
  • Iklan