KERINCI – Harapan baru bagi petani kentang di dataran tinggi Kerinci, Bibit unggul jenis Granola MZ mencuri perhatian setelah membuktikan ketangguhannya dalam uji coba terbatas di Desa Kebun Baru, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kerinci.
Meski hanya ditanam sedikit di lahan yang tidak luas, dimana bibit G0 99 knol hasil panen 34 Kilogram, sedangkan bibit G1 sebanyak 20 kilogram Granola MZ mampu menghasilkan panen mencengangkan. Dimana hasil panen sebanyak 486 kilogram kentang segar berkualitas tinggi.
Tentunya ini bukan sekadar angka, tapi bukti nyata bahwa bibit asal Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah tersebut layak dijadikan andalan para petani kentang di wilayah bersuhu dingin seperti Kayu Aro dan sekitarnya.

“Awalnya kami ragu karena jumlah bibitnya sedikit. Tapi hasilnya sungguh luar biasa, panennya berkali-kali lipat dari bibit biasa,” ujar Mardianus, petani kentang setempat yang mencoba bibit Granola MZ, Jumat (13/6/2025).
Tak hanya unggul dari segi kuantitas, keunggulan kentang Granola MZ terletak pada ketahanannya terhadap Layu Fusarium serta serangan nematoda sista kuning (Globodera rostochiensis). Penyakit yang selama ini menghantui petani kentang di daerah pegunungan.
Menurut Pak Mai, salah seorang petani di lokasi uji coba, bibit Granola MZ ini memiliki kelebihan tak biasa. “Bibit ini unlimited, tidak mengenal generasi seperti G1 atau G2, dan bisa ditanam terus-menerus tanpa menurunkan hasil produksi. Tapi tentu saja harus tetap dibarengi dengan pemupukan yang baik, baik kimia maupun organik,” katanya.
Bibit Granola MZ kini mulai dikembangkan di tiga kecamatan potensial di Kerinci, seperti Kayu Aro, Kayu Aro Barat, dan Gunung Tujuh. Kondisi tanah dan iklim setempat dinilai sangat cocok untuk bibit jenis ini.

Tak hanya panen dilokasi uji coba, kegiatan hari itu juga dirangkaikan dengan sosialisasi pemupukan berimbang. Para petani diperkenalkan dengan pupuk berbahan asam humat dan asam amino yang mendukung pertumbuhan kentang Granola MZ secara maksimal.
Mahfud, dari PT. Wonder Pharmatama memperkenalkan beberapa produk pupuk pertanian, seperti pupuk dasar TCP 46. Dimana selain pupuk juga sangat membantu untuk melakukan pembenahan tanah.
“PT. Wonder Pharmatama ada beberapa Pupuk Daun/ Penyubur seperti, Wonder Natural Enzym, Wonder KCL, dan Agrio untuk mengatasi layu pada tanaman,” ucap Mahfud.

Antusiasme petani pun memuncak. Tak sedikit yang langsung membeli pupuk dan obat-obatan pertanian yang disediakan panitia dengan harga terjangkau usai sosialisasi berlangsung.
Panen sukses ini membuka harapan besar akan peningkatan produksi dan kesejahteraan petani kentang Kerinci ke depan. (Hzq)






