JAMBI — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali mengukir prestasi gemilang dalam pemberantasan narkotika. Dalam konferensi pers di Lobi Gedung A Mapolda Jambi, Rabu (28/5), Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar memimpin langsung pengungkapan besar jaringan narkoba lintas daerah bahkan hingga ke level internasional.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita beragam barang bukti mencengangkan mulai dari senjata api rakitan, kendaraan mewah, aset properti bernilai tinggi, hingga uang tunai lebih dari Rp1,4 miliar.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Polda Jambi tidak main-main dalam memerangi peredaran narkotika.
“Saya sudah perintahkan Dirresnarkoba agar tak hanya berhenti di penyalahguna. Cari bandarnya, cari pengendalinya. Karena penyalahguna hanyalah hilir, hulunya ada pada bandar besar,” tegas Irjen Pol Krisno.
Jambi Jadi Jalur Perlintasan Strategis Narkoba
Menurut Irjen Pol Krisno, Provinsi Jambi kini berada dalam posisi rawan karena menjadi jalur strategis perlintasan narkoba. Target utamanya bukan hanya individu tertentu, melainkan komunitas pekerja seperti sopir logistik, buruh tambang, hingga petani sawit.
“Peredaran narkoba tak pernah berdiri sendiri. Ia sering memicu tindak kejahatan lain seperti kepemilikan senjata api ilegal, kekerasan, bahkan terorisme,” jelas Kapolda.
Perang Total: Seret Bandar, Bekukan Aset
Dalam pendekatan baru yang lebih agresif, Polda Jambi menargetkan pemutusan aliran dana dan aset jaringan narkoba. Tujuannya jelas: mematikan “urat nadi” keuangan para bandar agar bisnis haram ini benar-benar lumpuh.
“Kalau kita tidak memutus aliran darahnya, yaitu uang dan aset, maka jaringan ini akan terus hidup,” tandasnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Tak hanya mengandalkan kekuatan kepolisian, Irjen Pol Krisno menyerukan kolaborasi lintas sektor. Mulai dari BNNP, tokoh agama, hingga pemerintah daerah, semua diminta terlibat aktif dalam memperkuat program rehabilitasi dan menutup celah pergerakan para bandar.
Polda Jambi berkomitmen untuk tidak hanya merespons, tetapi menyerang balik jaringan narkoba dari hulu ke hilir. Dengan strategi menyeluruh dan kepemimpinan tegas Irjen Pol Krisno, harapan Jambi bebas narkoba bukan lagi sekadar mimpi. (***)





